LampuHijau.co.id - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebon Bawang 05, Tanjung Priok, Jakarta Utara optimis meraih juara lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat nasional.
Hal itu diungkapkan Kepala SDN Kebon Bawang 05 Darsini, selepas menjuarai predikat pertama lomba PHBS tingkat provinsi pekan lalu. Darsini mengatakan, sekolahnya optimis dapat menjuarai lomba PHBS tingkat nasional nanti karena sudah menyusun konsep sehat sejak lama.
Baca juga : KEREN! Warga Koja Bisa Nilai Kinerja Lurahnya Lho...
Meski jadwal perlombaan belum diketahuinya, sejumlah persiapan akan dilakukan guna kembali mengulang kemenangan seperti pada tingkat provinsi. "Optimis harus. Persiapannya kita lakukan dengan matang, terutama membiasakan anak didik (siswa) berperilaku hidup bersih dan sehat," katanya, Jumat (5/4/2019).
Menurut dia, predikat satu PHBS tingkat provinsi itu merupakan hasil jerih payah empat siswa SDN Kebon Bawang 05, di antaranya Varzety Virginia, Ripkah Nur Aini, Marssella Dwi R, dan Fayra Febriani.
Meski begitu, perilaku hidup sehat dan bersih tersebut telah ditanamkan kepada seluruh anak didiknya. Apalagi sekolah tersebut juga termasuk dalam salah satu nominasi sekolah Adiwiyata di Jakarta Utara. Salah satunya membiasakan anak didik mencuci tangan.
"Sekolah kami sudah bebas dari plastik juga. Dalam artian seluruh siswa sudah membawa tumbler dan kotak makan masing-masing. Program Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan Palang Merah Remaja (PMR) kami juga berjalan dengan baik," jelasnya.
Baca juga : Merokok Saat Berkendara, Ratusan Pemotor Ditindak Polisi
Sementara, Kasudin Kesehatan Jakarta Utara Yudi Dimyati menerangkan, dukungan terhadap lomba PHBS tingkat nasional yang dilakoni SDN Kebon Bawang 05 terus dilakukan. Antara lain mengirim petugas Puskesmas Kelurahan Kebon Bawang, untuk rutin memeriksa kesehatan makanan di kantin sekolah dan mendidik anak untuk hidup sehat dan bersih, salah satunya terbiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah berkegiatan.
"Dari kami (Sudin Kesehatan) membantu bagaimana cara cuci tangan yang benar dan perilaku hidup anak yang bersih dan sehat. Membina program UKS, PMR, serta menjaga bagaiamana wastafel dan toilet tetap bersih," tutupnya. (Sep)