Warga Perumahan Simprug Ngeluh Parkir Liar Blokir Jalan, Wakapolres Colek Polsek Batuceper

Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi Menghadiri Kegiatan Ngopi Kamtibmas di Batuceper, Kota Tangerang. (Ist)
Jumat, 10 April 2026, 23:26 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Warga RW 05 Perumahan Simprug, Poris Jaya, Batuceper, Kota Tangerang, Kamis (9/4/), mengeluhkan maraknya kendaran yang parkir sembarangan hingga mengganggu akses keluar masuk perumahan.

Keluhan ini diungkapkan warga lewat program Ngopi Kamtibmas yang diinisiasi Kepolisian dalam upaya turun langsung menyerap dan mendengar aspirasi dan serta keluhan masyarakat. Kegiatan berlangsung di Balai RW 05.

Merespon keluhan dari warga bernama Sinta itu, Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi menyatakan berjanji akan segera menindaklanjutinya.

Ia akan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek Batuceper untuk mencari solusi bersama.

Baca juga : Penganiaya Pengunjung di Area Parkir Lapiaza Kelapa Gading Ditangkap Polisi Saat Tidur

“Kami segera tindak lanjuti agar tidak menimbulkan gangguan di lingkungan,” katanya.

Eko Bagus Riyadi menegaskan pentingnya kolaborasi kepolisian dengan warga dalam memecahkan suatu masalah demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. 

“Kami hadir untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi kepolisian dengan masyarakat,” ujar Eko.

Dalam kegiatan itu, Eko juga memaparkan secara rinci Konsep Pilar Kamtibmas yang dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas.

Baca juga : Edarkan OKT, Warga Kelurahan Sunyaragi Ditangkap Polres Cirebon Kota

“Kunci utama ada di lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Dari situ akan terbentuk kesadaran menjaga lingkungan, mengenali warga sekitar, hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap orang asing,” jelasnya.

Selain itu, warga ddoromg untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan seperti pos kamling dan komunikasi melalui grup warga.

“Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi masalah bisa diselesaikan tanpa menimbulkan konflik,” tambahnya.

Kegiatan ini kemudian ditutup dengan penyerahan kentongan secara simbolis serta bingkisan kepada petugas keamanan sebagai bentuk dukungan terhadap sistem keamanan lingkungan. (WAH)

Baca juga : 37.000 Warga Kabupaten Subang Belum Divaksinasi Covid-19 Dosis Satu

 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal