FWPJ Sukses Dideklarasikan, Terima Kasih Kandidat DKI 2

Pengurus FWPJ dan empat narasumber diskusi DKI 2 serta para peserta berpose bersama usai Acara Deklarasi Pembentukan Forum Wartawan Peduli Jakarta (FWPJ) dan Pemberian Bantuan Sosial Siswa-siswi PAUD yang tidak Mampu dan Pengajarnya di 6 Wilayah DKI serta Diskusi DKI 2 di Gedung Djoang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2109).
Senin, 23 Desember 2019, 07:02 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Deklarasi pembentukan Forum Wartawan Peduli Jakarta (FWPJ) di Gedung Djoang '45, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 19 Desember 2019 sukses dilaksanakan. Panitia pun mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang ikut mensukseskan acara deklarasi tersebut, khususnya para kandidat DKI 2.

"Saya dan teman-teman pengurus serta anggota Forum Wartawan Peduli Jakarta (FWPJ) mengucapkan banyak terima kasih pada semua pihak yang ikut menyukseskan acara tersebut, wabilkhusus para kandidat DKI 2," ujar Ketua Forum Wartawan Peduli Jakarta (FWPJ) Periode 2019-2024 Agus Supriyanto.

Pria yang juga menjadi ketua panitia acara Deklarasi FWPJ dan Diskusi DKI 2 serta pemberian bantuan sosial PAUD ini mengatakan, saran dan masukan serta partisipasi para kandidat DKI 2 sangat berarti.

"Kepada para kandidat wagub DKI dari Partai Gerindra yaitu Bang Fery Juliantono, Bang Ariza Patria, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bang Fery memberi masukan sangat berharga tentang format acara. Bang Ariza juga. Bang Fery dan Bang Ariza, juga kepada Pak Saefullah (yang juga sekda DKI), kami panitia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena ikut berpartisipasi dan memberi perhatian," tegas Agus.

Kata pria yang pernah menjabat sebagai wakil komandan Satuan Resimen Mahasiswa Universitas Indonesia (wadan Satmenwa UI) ini, dirinya juga tidak lupa mengucapkan terima kasih pada kandidat DKI 2 dari PKS.

Baca juga : Selesai Cerai, Warga Cirebon Akan Terima Akta Cerai, E-KTP dan E-KK

"Kepada Bang Agung Yulianto, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan partisipasinya untuk anak-anak PAUD yang tidak mampu," tandasnya.

Untuk para pembicara, yakni mantan Dirjen Kesbangpol Kemendagri, Mayjen TNI Purn. Achmad Tanribali Lamo, panitia mengucapkan terima kasih. "Pak Jenderal Tanribali Lamo jadi teman diskusi kami dan memberi masukan berharga sebelum pelaksanaan acara. Terima kasih, Pak Jenderal kami ucapkan karena Bapak ikut berpartisipasi dan berkenan jadi pembicara," cetusnya.

Lalu, lanjut Agus, pada pembicara lain, panitia juga mengucapkan terima kasih. "Pada Bu Wiwik (atau Bu Siti Zuhro, Bang Agung Setiarso (pembicara dari PKS), serta Bang Hendra Gunawan (dari PDIP), serta rekan saya di FWPJ (Ardy), kami ucapkan terima kasih ikut mensukseskan acara tersebut," papar wartawan harian Lampu Hijau Thejak ini.

Pihak-pihak lain yang ikut membantu mensukseskan acara ini, ujar Agus, adalah DPRD DKI Jakarta, pimpinan Komisi B DPRD DKI, ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI, kepala Badan Kesbangpol DKI.

"Pada DPRD DKI (Setwan Pak Yuliadi dan pimpinan DPRD DKI), lalu Wakil Ketua DPRD DKI (Bu Zita Anjani), Bang Abdul Aziz (ketua Komisi B), Ketua Fraksi PDIP (Pak Gembong), Ketua Fraksi Partai Gerindra (Bu Rani Mauliani), Ketua Fraksi PKS (Bang Arifin), Ketua Kesbangpol (Pak Taufan Bakrie), Ketua Satpol PP DKI (Pak Arifin), kami mengucapkan terima kasih," ungkapnya.

Baca juga : Sempat Dikira Mainan, Ada Jagung Berisi 12 Warna

Juga, sambung Agus, pada pihak-pihak lain yang ikut mendukung acara ini, panitia mengucapkan banyak terima kasih. "Untuk Kepala KPP Pratama Jakarta Gambir Tiga (Pak Agung Budiwijaya) yang secara pribadi sangat perhatian terhadap anak-anak PAUD tidak mampu, kami ucapkan terima kasih.

Juga pada Pak Robertho Manurung terima kasih, teman-teman FPK Jaktim (Pak Chandra dkk.). Dan, teman-teman panitia dan pengurus atau anggota FWPJ, kami ucapkan banyak terimaksih. Serta para peserta yang berkenan hadir, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya," paparnya.

Agus menjelaskan, FWPJ sendiri merupakan forum atau wadah berkumpulnya para wartawan yang peduli terhadap segala persoalan Jakarta. "Sesuai komitmen yang dibacakan saat deklarasi, kami (anggota FWPJ) bertekat memegang teguh nilai-nilai ketuhanan dan Pancasila. Juga, bertekad menjalankan kode etik jurnalistik sesuai UU Pers yang ada.

Serta, kami (FWPJ) bertekat menjadi kontrol sosial dan mitra strategis yang kritis terhadap eksekutif dan legislatif yang ada di DKI," terang Agus.

Ditambahkannya, anggota FWPJ terdiri dari para wartawan yang ada di Jakarta, baik cetak, elektronik maupun online (media siber). "FWPJ tidak mengenal kelas. Semua punya hak sama. Kalau sudah masuk di FWPJ, maka baju jabatan di redaksi dilepas karena hak kita sama.

Baca juga : Gegara Ini, Proses Melahirkan Aura Kasih Dipercepat

Anggota FWPJ ada mulai dari reporter, redaktur, asisten redaktur, redaktur pelaksana, koordintor liputan, wakil pemimpin redaksi sampai pemimpin redaksi. Ada semua," terang Agus.

Diungkapkannya, acara deklarasi pembentukan FWPJ itu dilakukan satu rangkaian dengan kegiatan lainnya. "Selain deklarasi pembentukan FWPJ, kami juga telah menggelar diskusi tentang DKI 2 bertema 'Mencari Pendamping Anies, Mungkinkah Cawagub Alternatif?'.

Lalu, kami juga menyerahkan bantuan kepada siswa-siwi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 492 orang yang tidak mampu dan pengajarnya di 6 wilayah Jakarta," ujarnya.

Untuk pemberian bantuan ke anak-anak PAUD, tegas Agus, rencananya dilakukan secara road show ke enam wilayah DKI. "Insya Allah, kami akan menyalurkan bantuan dari pihak mana pun yang ingin ikut membantu anak-anak PAUD. Kemarin, saat acara, kami berikan bantuan sosial pada 7 perwakilan anak-anak PAUD tidak mampu dan pengajarnya.

Dan Insya Allah, FWPJ akan road show ke sekolah-sekolah PAUD yang siswa-siswinya tidak mampu dan untuk pengajarnya juga," pungkasnya. (AGS)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal