LampuHijau.co.id - Dua karyawan Loundry Qta mengalami luka bakar dan syok akibat tempat usahanya di Jalan Kelapa Nias Raya RT 01/14 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara terbakar, Rabu 25 Maret 2026 Pukul 14.30 WIB.
"Dua karyawan tersebut berinisial JA (60) dan I (38). Saat ini Korban JA sedang mendapat penanganan medis di Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading dan mendapat rujukan ke RSUD Koja karena mengalami luka bakar pada muka, leher, tangan kanan dan kiri (luka bakar 18%). Sementara Korban I alami syok," terang Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim, Rabu (25/3).
Baca juga : Ditabrak Mobil Mewah, Tukang Mie Ayam di Kelapa Gading Luka-luka dan Gerobaknya Hancur
Penyebab kebakaran itu kata Kiki Tanlim, akibat keluarnya api dari tungku kompor dan juga selang gas saat korban hendak memasak air, kemudian api menyambar ke seluruh ruangan.
"Berdasarkan Keterangan Korban JA, pada saat dirinya ingin memasak air menggunakan tungku kompor gas dengan tabung gas 3 Kg, tiba tiba api menyala dari tungku kompor maupun selang tabung gas dan api menjalar keseluruh ruangan Laundry QTA," beber Kiki Tanlim.
Baca juga : Bocah 9 Tahun Ditemukan Tewas di Kali Pademangan, Polisi: Tenggelam Saat Berenang
Saat ini pihaknya kata dia, sedang memintai keterangan terhadap 7 orang karyawan loundry tersebut. " 7 orang karyawan loundry sedang kita mintai keterangan," kata Kiki Tanlim.
Pun, untuk kerugian materilnya kata Kiki Tanlim, yakni 4 Mesin cuci, 4 mesin pengering, 1 lemari es/kulkas, 1 perangkat CCTV dan 1 layar monitor, 1 unit Honda Jaz B 159x UYB mengalami kerusakan pada bemper dan lampu depan sebelah kiri akibat terbakar, pakaian /baju-baju laundry.
Baca juga : Kejari Kota Tangerang Kawal Administrasi Penyerahan KIA
Sementara Kasieops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman menyebut telah mengerahkan 10 unit kendaraan dan 50 personil untuk memadamkan api tersebut. "Pengerahan 10 Unit dan 50 Personil. Awal pemadaman pukul 14.43 WIB, lokalisir pukul 14.47 WIB, pendinginan pukul 14.51 WIB dan akhir pemadaman pukul 15.57 WIB. Untuk kerugian ditaksir 300 jutaan," ungkap Gatot.(RIP)