JPO JIS–Ancol, Ikon Konektivitas Baru Jakarta Utara

Jumat, 13 Februari 2026, 16:39 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium dengan kawasan wisata Ancol pada 25 Januari 2026.

Kehadiran JPO ini menjadi langkah strategis dalam transformasi Jakarta menuju kota global, dengan menempatkan konektivitas, keselamatan, dan kenyamanan pejalan kaki sebagai prioritas utama.

Dirancang sebagai perpanjangan arsitektur JIS, JPO JIS–Ancol mengadopsi bahasa visual stadion secara utuh. Fasadnya berfilosofi kearifan lokal Betawi—terinspirasi dari ikat kepala khas Betawi yang melambangkan persatuan, ornamen Gigi Balang sebagai simbol kejujuran dan keberanian, serta corak loreng macan yang merepresentasikan kekuatan.

Baca juga : Semakin Profesional, Pramono Optimis Bank Jakarta IPO Tahun Depan

Pendekatan ini memastikan harmoni visual kawasan sekaligus menegaskan identitas Jakarta sebagai kota global yang modern namun berakar pada nilai lokal. Dengan konsep desain yang menyatu, JPO ini bukan sekadar jalur penyeberangan, melainkan elemen pengalaman kawasan.

“Desain JPO JIS–Ancol mengadopsi elemen visual utama stadion, menciptakan aliran ruang yang menyatu dari area JIS hingga pesisir Ancol,” ujar Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin.

Pada malam hari, JPO akan dilengkapi sistem pencahayaan terintegrasi dengan skema lampu stadion, menghadirkan lanskap visual ikonik di utara Jakarta. Sebagai BUMD yang mengemban penugasan strategis pembangunan kota, Jakpro memastikan JPO JIS–Ancol dirancang dan dibangun mengacu pada standar konektivitas kota global.

Baca juga : Ultah ke-33, Sea World Ancol Hadirkan Biota Baru Ikan Hiu Berjalan

Prinsip integrasi antarmoda, walkability, keselamatan, kenyamanan, serta aksesibilitas universal menjadi landasan utama perencanaan. Pendekatan ini sejalan dengan praktik terbaik kota-kota dunia yang menempatkan infrastruktur pejalan kaki sebagai elemen kunci sistem mobilitas perkotaan berkelanjutan, sekaligus memperkuat last-mile connectivity di kawasan strategis Jakarta Utara.

Secara fungsional, JPO ini berperan penting dalam mengelola arus besar pengunjung. Sebagai stadion multipurpose yang menyelenggarakan konser internasional dan ajang olahraga bergengsi, JIS membutuhkan konektivitas yang aman dan efisien menuju kantong parkir serta destinasi wisata.

JPO JIS–Ancol menjawab kebutuhan tersebut dan memperkuat citra kawasan sebagai pusat olahraga dan hiburan terpadu dengan standar fasilitas setara kota-kota besar dunia. Konektivitas kawasan semakin optimal melalui integrasi transportasi publik—mulai dari KRL, Transjakarta, hingga dukungan area parkir di Ancol—yang memudahkan akses masyarakat dan wisatawan.

Baca juga : Promo Seru Ancol, Eko: Beli Tiket Masuk Dapat Voucher Makan

“Dengan konektivitas yang terintegrasi, pengunjung lokal maupun mancanegara dapat menikmati seamless experience saat menghadiri acara berskala besar di Jakarta, sekaligus mendukung berbagai agenda strategis kota,” tambahnya.

Dengan panjang 466 meter, JPO JIS–Ancol diharapkan menjadi ikon baru Jakarta Utara dan memperkuat posisi kawasan JIS–Ancol sebagai pusat kegiatan olahraga, hiburan, dan pariwisata bertaraf internasional.

Lebih dari sekadar infrastruktur, JPO ini merepresentasikan komitmen Jakarta—melalui Jakpro—dalam membangun kota yang terhubung, inklusif, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.(RIP)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal