KEREN! Tolong Sopir Taksi dari Rampok, 2 Anggota Tim Tiger Polres Jakut Dapat Penghargaan Darma Bakti

Selasa, 17 Desember 2019, 10:00 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Dua anggota Team Tiger Polres Metro Jakarta Utara mendapat penghargaan Darma Bakti, atas keberhasilannya melumpuhkan pelaku kejahatan di Jalan D.I.Panjaitan arah Cawang, Jakarta Timur. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.

"Penghargaan ini diberikan atas dedikasi mereka yang bertugas melebihi tugasnya. Saya berharap, tugas mereka ini menjadi contoh dan tauladan bagi anggota lainya," ujar Kapolres Budhi, Senin (17/12/2019).

Baca juga : Polres Jakarta Utara Dapat Penghargaan dari Kemenhub

Budhi mengatakan, kedua anggota tersebut masing-masing Briptu Bambang Priyo Prakasa dan Bripda Naning Eka Indra Rahayu. Saat itu, keduanya tengah berjalan santai menuju Halim, Jakarta Timur untuk bersilaturahmi ke keluarga Nining.

"Posisinya, mereka pacaran dan sudah tunangan. Jadi waktu itu, keduanya sedang mengarah ke rumah Bripda Nining. Namun saat melintas di Jalur Cepat DI Panjaitan, mereka melihat ada penumpang taksi menembakan air softguns ke arah sopir taksi tersebut hingga terluka parah," katanya.

Baca juga : Sambut HUT Bhayangkara, Anggota Polresta Tangerang Donor Darah

Melihat kejadian itu, kata Budhi, keduanya sigap dan turun tangan berjibaku melumpuhkan para pelaku kejahatan. Beberapa saat kemudian, keduanya berhasil melumpuhkan pelaku yang diketahui bernama Felix (25). Diketahui, pelaku merupakan warga Medan Petisa, Sumatera Utara.

"Tindakan pelaku sangat berbahaya karena melakukan penodongan hingga penembakan dan mengakibatkan adanya korban jiwa. Korban yang bernama Faizin ini langsung dilarikan ke rumah sakit. Saat ini, kondisinya selamat dan sudah membaik," katanya.

Baca juga : Mentan Syahrul Minta Polisikan dan Tangkap Pejabat yang Alih Fungsi Lahan Pertanian

Selain penghargaan, Kapolres juga memberikan hukuman disiplin berat kepada tiga anggota yang terbukti menggunakan narkoba. Ketiganya kini sedang dalam proses sidang kode etik oleh Dewan Etik Polres Metro Jakarta Utara.

"Kita sanksi karena yang salah harus dihukum. Kami tidak mau pandang bulu dan pilih kasih. Tidak boleh ada oknum polisi yang merusak organisasi sendiri. Kami menerapkan reward and punishment," tukasnya. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal