LampuHijau.co.id - Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar, mengerahkan seluruh jajarannya untuk melaksanakan kerja bakti massal bertajuk Jaga Jakarta secara serentak di 10 kecamatan, Selasa (13/1/2026) pagi. Kerja bakti tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi genangan air di wilayah Jakarta Selatan, menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta pada Senin (12/1/2026).
“Pagi hari ini kami jajaran tingkat Kota Jakarta Selatan dibagi di 10 kecamatan melaksanakan kerja bakti massal Jaga Jakarta. Kemarin kita ketahui hujan satu hari cukup tinggi dan kami melihat masih ada genangan atau penyumbatan di tali air dari saluran,” ujar Anwar saat memimpin langsung kerja bakti di kawasan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa.
Anwar menjelaskan, kerja bakti massal dilakukan secara serentak untuk meminimalisasi potensi genangan di permukiman warga akibat hujan lokal seperti yang terjadi sehari sebelumnya. Fokus utama kegiatan tersebut adalah pembersihan dan pengerukan lumpur dari saluran air, terutama di titik-titik yang kerap menjadi lokasi genangan saat hujan turun.
Baca juga : Tinjau Misa Natal, Wali Kota Jaktim Tegaskan Komitmen Keamanan Ibadah
“Makanya hari ini kita kerjakan, memastikan meminimalisir terjadinya genangan atau banjir di warga, terutama akibat hujan lokal. Ketika hujan lokal, warga tidak terdampak banjir dari penyumbatan, terutama sarana dan prasarana sumber daya air,” tuturnya.
Selain pembersihan saluran air, Pemkot Jakarta Selatan juga melakukan pembuatan tanggul di pintu-pintu air rumah pompa, seperti yang dilakukan di kawasan Pulo Raya. Langkah tersebut bertujuan menahan limpahan air agar tidak langsung masuk ke permukiman warga saat hujan deras dan debit air meningkat.
“Tidak hanya di Petogogan ini, di Jalan NIS kita kerjakan juga karena ini dibagi. Saya di sini, Pak Wakil di tempat lain, Pak Asisten, Pak Seko, semua pejabat tingkat kota mengoordinasikan di 10 kecamatan. Kita lakukan hari ini, hari Jumat, hari Minggu terus kita laksanakan, memastikan pemerintah hadir bersama masyarakat untuk mengurangi genangan dan banjir,” kata Anwar.
Baca juga : Selama Nataru, Polresta Cirebon Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Selatan, Santo, memastikan seluruh genangan yang sempat terjadi di wilayah Jakarta Selatan pada Senin kemarin telah surut.
“Sudah tidak ada genangan di Jaksel. Untuk kesiapan pompa, baik dari pompa stasioner, pompa mobile, termasuk pompa apung, semuanya ready. Jadi memang sudah kita siapkan jauh-jauh hari. Bila ada pompa yang mengalami kendala, segera dilaksanakan perbaikan. Tapi alhamdulillah kondisi sekarang pompa kita semua siap,” ujar Santo.
Ia menambahkan, selain kerja bakti pembersihan saluran, pihaknya juga terus melakukan pembersihan dan pengerukan kali di sejumlah titik Jakarta Selatan guna mengantisipasi genangan, baik akibat hujan lokal maupun air kiriman.
Baca juga : Legislator PKS Desak Wali Kota Tangerang Selatan Tetapkan Darurat Sampah
“Supaya debit air bisa diterima dan aliran air bisa berjalan dengan baik. Program sumur resapan juga terus berjalan dengan target 2.000 titik, masing-masing kecamatan 200 titik. Kita juga menggandeng CSR,” katanya. RBN