LampuHijau.co.id - Jelang natal dan tahun baru, Terminal Kalideres Jakarta Barat menggelar ramp chek atau pengujian kelaikan jalan bus AKAP Pra Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Kegiatan ini kerja bareng dengan pengujian kendaraan bermotor Kedaung Angke dan BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek).
Kepala terminal Kalideres Revi Zulkarnaen mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut yang diperiksa meliputi unsur administrasi, unsur teknis utama, dan teknis penunjang.
Baca juga : Sambut Tahun Baru Islam, Paguyuban Ring 1 Gelar Santuan
"Rata-rata bus-nya bagus, tapi banyak juga yang belum melengkapi alat-alat kelengkapan dari kendaraan. Seperti tidak ada kotak obat, palu alat pemukul kaca kurang, tidak ada segitiga pengaman, tidak alat pemadam kebakaran atau tidak ada dongkrak," ujarnya kepada Lampu Hijau The Jak, Senin (9/12/2019).
Kata Revi, bus yang alat kelengkapannya belum lengkap tidak ditempel striker lulus uji. "Nanti apabila sudah dilengkapi semua, baru kita berikan strker lulus uji dan dinyatakan sudah laik jalan," bebernya.
Baca juga : Ajang Silaturahmi Warga, Gubernur Apresiasi Gelaran Lebaran Betawi
Revi menambahkan, jumlah bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang diperiksa dari 25 November hingga 6 Desember 2019, sebanyak 386 bus. "Hasilnya yang sudah lulus diberi stiker lulus uji 124 bus, yang belum lulus 262 bus. Nanti apabila alat kelengkapan kendaraannya sudah dilengkapi, baru kita pasang stiker lulus uji nya," ujarnya lagi.
Terkait lonjakan penumpang jelang libur Natal dan tahun baru, menurut Revi untuk terminal Kalideres biasanya kenaikan penumpang tidak begitu signifikan. "Kalau angkutan Natal dan tahun baru itu penumpang kenaikannya tidak begitu banyak. Karena rata-rata jurusannya ke Jawa dan Lampung, yang mayoritas muslim yang tidak merayakan Natal dan tahun baru.
Baca juga : Jelang Ramadhan, Polres Majalengka Gelar Razia Miras
Para penumpang pada libur natal ini karena mayoritas muslim, memanfaatkan waktu long weekend untuk liburan kekampung halaman," ujarnya lagi. (DRI)