Apresiasi BAZNAS, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Dorong Penguatan Zakat Global di ICONZ ke-9

Rabu, 10 Desember 2025, 21:26 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar mengapresiasi kegiatan The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Dia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya, sehingga dapat digelar di UIN.

ICONZ ke-9 yang berlangsung pada 9–11 Desember 2025, dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI KH. Nasaruddin Umar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (10/12/2025). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Noor Achmad; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Zainulbahar Noor; para pembicara dari berbagai negara, dan akademisi.

Prof. Asep menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada BAZNAS atas kepercayaan tersebut. Ia menilai, ICONZ merupakan forum strategis yang mempertemukan para pemangku kepentingan zakat, pemimpin global, praktisi, akademisi, hingga pembuat kebijakan untuk merumuskan arah masa depan zakat dan filantropi dunia.

Baca juga : Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Dorong Masyarakat Perkuat Modal Sosial dan Perlambat Angka Kemiskinan

“Kami merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah acara bergengsi ini. Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS atas kepercayaan dan tanggung jawab ini,” ujarnya.

Mengusung tema 'Zakat & Filantropi: Melampaui Teknologi, Merancang Transformasi Global untuk Kemanusiaan dan Kemakmuran Bersama', konferensi ini, menurut Prof. Asep, mencerminkan kesadaran kolektif bahwa inovasi digital mulai dari kecerdasan artifisial, analitik data, hingga platform digital harus dimanfaatkan untuk memperkuat transparansi dan efektivitas pengelolaan zakat, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip etika dan kemanusiaan.

“Zakat, pada intinya, merupakan amanat ilahi untuk mengurangi kemiskinan, mempromosikan kesetaraan, dan mengangkat kaum rentan. Di era transformasi digital yang cepat, landasan etika ini harus terus membimbing inovasi,” ujarnya.

Baca juga : Pakar UIN & Alumni UNPAD Dorong Penguatan Modal Sosial dan Regenerasi Petani

Ia berharap ICONZ 2025 mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat ditindaklanjuti demi memperkuat tata kelola zakat, baik secara nasional maupun global. Kolaborasi dan wawasan baru yang lahir dari forum internasional ini dinilai sangat penting untuk mendorong penguatan ekosistem zakat dan filantropi dunia.

“Wawasan dan kolaborasi bersama sangat berharga dalam membentuk masa depan zakat dan filantropi global,” tambahnya.

Prof. Asep juga menegaskan, zakat dan filantropi tidak hanya menjadi kewajiban agama, tetapi telah berkembang menjadi pilar penting dalam upaya global untuk mencapai keadilan sosial, kemakmuran bersama, dan pembangunan manusia.

Baca juga : Hari Anak Nasional, BAZNAS Perkuat Peran Pendidikan Zakat Lewat SCB

“Semoga konferensi ini produktif, mencerahkan, dan berdampak. Semoga diskusi kita hari ini memperkuat solidaritas global dan memberikan kontribusi yang berarti bagi kesejahteraan umat manusia,” tutupnya.

ICONZ ke-9 terselenggara melalui kolaborasi BAZNAS RI, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Kementerian Agama, serta mendapat dukungan dari berbagai pihak seperti PT Bank Syariah Indonesia, BSI Maslahat, Rumah Zakat, Transjakarta, INDEF, Universitas Tazkia, Universitas Paramadina, KNEKS, IAEI, dan Indiana University. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal