Kemendes Terapkan Inovasi Kuliah Online Untuk Masyarakat Desa se-Indonesia

Rabu, 4 Desember 2019, 15:35 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Sekjen Kemendes PDT RI Anwar Sanusi menegaskan, pihaknya terus berinovasi memberikan ilmu pengetahuan kepada perangkat desa di pelosok nusantara. Inovasi tersebut dilakukan melalui kuliah online dengan website akademidesa.kemendesa.go.id.

"Kita menawarkan satu platform baru, yakni platform terkait pelatihan akademi desa 4.0 untuk edukasi kepada masyarakat desa, dengan menggunakan teknologi internet. Setiap minggu, kita melakukan kuliah online melalui web itu. Jadi dengan kuliah online itu, kita semua akan mendapatkan pembelajaran dari orang-orang yang memiliki kapasitas tentang perdesaan," ungkapnya kepada wartawan, usai mengukuti pameran dan pelatihan kepemimpinan nasional tingkat angkatan XLIII tahun 2019 di STIA LAN, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019).

Dengan adanya inovasi kuliah online, sambungnya, masyarakat tidak harus datang dalam satu perkuliahan tertentu. Mereka (masyarakat desa) hanya membuka web akademidesa.kemendesa.go.id untuk mengikuti banyak pembelajaran.

Baca juga : Redakan Suasana, FPIB Ajak Masyarakat Bersatu

Misalnya, pengelolaan pemerintahan desa, pengelolaan usaha di tingkat desa termasuk badan usaha milik desa dan bagaimana penguatan pengawasan di tingkat pedesaan.

Anwar menyebut bahwa inovasi itu sudah berjalan kurang dari setahun. Tanggapan masyarakat pun sangat antusias terkait inovasi kuliah online.

"Respon masyarakat cukup bagus dan banyak yang upload, banyak yang mendaftarkan di dalam akademi desa ini. Hari ini, sudah 700 pendaftar dalam waktu beberapa bulan. saya yakin dengan sosialisasi nanti disampaikan lewat media massa, orang semakin tahu dan ikut di dalam akademi desa," terangnya.

Baca juga : Zakat Dorong Kesejahteraan Masyarakat Indonesia

Dia pun optimis bahwa akademi desa ini dapat efektif dan bermanfaat karena dapat diakses di mana pun, kapan pun, dan oleh siapa pun. Terlebih, dengan adanya dana desa yang sangat besar dan adanya desa-desa yang membangun maka perlu ilmu pengetahuan.

"Mereka butuh ilmu, pengetahuan dan keterampilan bagaimana menggunakan dana desa dengan baik. Dana desa yang baik adalah kuncinya untuk meningkatkan perekonomian warga masyarakatnya," tegasnya.

Adapun kegiatan pameran beragam inovasi di STIA LAN diikuti oleh sejumlah perwakilan Kementrian, Lembaga dan Kepolisian. Sebanyak 35 peserta pelatihan dari berbagai Kementrian dan Lembaga mengikuti pameran inovasi.

Baca juga : Terapkan Inovasi Pelayanan Masyarakat, Polres Cirebon Diganjar Penghargaan

"Menurut kita ini sangat baik, gagasan inovasi sesuai kebutuhan dan tuntutan yang harus dilakukan oleh masing-masing instansi. Kita harapkan, pameran ini akan ada semacam tukar menukar pengetahuan yang bermanfaat bagi kita untuk menambah pengetahuan dan gagasan inovasi, yang saat ini kita lakukan," tukasnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal