Sudin SDA Kepulauan Seribu Pastikan Air Bersih Bagi Masyarakat di Pulau Karya Terpenuhi

Senin, 24 Nopember 2025, 15:33 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kabupaten Kepulauan Seribu memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di Pulau Karya terpenuhi dengan melakukan pemeliharaan pemeliharaan instalasi Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) Pulau Karya.

“Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan BWRO berjalan baik dan sesuai standar operasional sehingga produksi air bersih untuk masyarakat dapat terjaga,” kata Kepala Sudin SDA Kepuluan Seribu, Mustajab, Senin (24/11).

Ia mengatakan BWRO Pulau Karya merupakan fasilitas vital penyedia air bersih yang menerapkan dua tahap pengolahan. Pada tahap pertama, air laut diolah melalui sistem Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk menghasilkan air payau.

Baca juga : Hadir Menjadi Solusi, Dirut Arief Pastikan PAM JAYA Bangun Akses Air Perpipaan di Muara Angke

Kemudian air payau tersebut kemudian menjadi bahan baku tahap kedua yakni pengolahan di BWRO untuk menghasilkan air minum yang layak konsumsi. Menurut dia keandalan sistem ini sangat penting sebagai sumber air bersih bagi warga.

"Pemeliharaan rutin memastikan layanan air bersih tetap optimal bagi masyarakat Pulau Karya," kata dia.

Sementara itu, salah seorang warga Pulau Panggang, Suhendra (38), mengaku sangat bergantung pada suplai air dari BWRO yang memberikan air bersih untuk kebutuhan masyarakat kepulauan. "Air dari BWRO ini kebutuhan utama kami sehari-hari. Kalau pemeliharaannya lancar, warga pasti tenang," katanya.

Baca juga : Hari Pahlawan, Polres Kepulauan Seribu Tabur Bunga di Laut

Sebelumnya Direktur Operasional PAM Jaya, Syahrul Hasan mengaku kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih di Kabupaten Kepulauan Seribu karena kondisi lingkungan laut yang menyebabkan peralatan cepat mengalami korosi.

“Pengelolaan air bersih di pulau memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan dengan wilayah darat,” kata dia.

Ia mengatakan kondisi lingkungan laut menyebabkan peralatan cepat mengalami korosi dan beberapa komponen penting tidak tersedia di dalam negeri. Dirinya menjelaskan ada alat khusus bernama "high pressure pump" yang hanya diproduksi di Denmark dan ketika alat ini rusak, perbaikan bisa makan waktu lama karena sulitnya impor dan kondisi geografis yang menantang.

Baca juga : Dukung Kemajuan Olahraga Subang, LAK Galuh Pakuan Beri Bantuan kepada Cabor Bola Tangan

Selain itu, lanjutnya selama ini pembangunan infrastruktur air bersih di Kepulauan Seribu dilakukan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) sehingga status aset berada di bawah pemerintah daerah. Menurut dia hal ini sempat menjadi kendala bagi PAM Jaya dalam melakukan investasi lanjutan.

“Tapi Alhamdulillah, dua bulan lalu asetnya sudah resmi diserahkan dari Dinas SDA kepada PAM Jaya,” kata dia.(RIP)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal