LampuHijau.co.id - Intensitas hujan di Jakarta yang mulai mengalami peningkatan, kian menjadi perhatian Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Langkah antisipasi menangani banjir pun, kini mulai dilakukan Kadis SDA DKI Juaini Yusuf.
Sabtu (30/11/2019) pagi, kepala dinas yang merupakan putra asli Betawi itu memimpin langsung apel 'zero genangan', yang dihadiri 1000 personel satgas biru di kawasan strategis Jakarta, yakni kawasan Istana Negara hingga kawasan Sudirman.
"Ini kegiatan rutin yang dilakukan pasukan biru. Untuk hari ini kita titik beratkan pada pengurasan pada tali air dan mulut air, karena ini sumber adanya genangan jika jalannya air ke saluran terhambat," ujar Juaini kepada wartawan, di sela-sela apel 'zero genangan' di kawasan jalan Thamrin, Jakarta Pusat.
Baca juga : Pendatang Baru ke Tangerang Diimbau Bawa Surat Pindah
Menurut Juaini, gerakan 'zero genangan' ini dibarengi adanya penandatanganan fakta integritas di lima wilayah di Jakarta bersama Wali Kota, Kasudin air lima wilayah DKI, Bina Marga dan Asbang, Jumat (29/11) lalu. Hal itu bertujuan, agar pihak-pihak yang berkepentingan ikut menjaga agar tidak terjadi genangan pada titik strategis di Jakarta, seperti kawasan Istana Negara, Thamrin-Sudirman, Monas dan wilayah yang menjadi kantor kedutaan besar negara lain di Ibu Kota.
"Momen ini kita tunjukkan bahwa SDA memiliki komitmen kuat dalam mengantisipasi banjir di Jakarta. Kita melaksanakan tugas tanpa harus diperintah. Pasukan Biru tidak perlu ragu, jika ada genangan harus bertindak cepat.
Mudah-mudahan ini menjadi ibadah. Insya Allah, segenggam lumpur, yang kami bersihkan bakal menjadi segenggam berlian di akherat kelak," jelasnya.
Baca juga : Kapolres Dorong Pemkot Bekasi Berani Terapkan Perda Pengguna Miras
Juaini membeberkan, hingga saat ini, data yang dimiliki SDA DKI, sekitar lima belas titik yang rawan yang kerap terjadi banjir. Namun, hal itu sudah dilakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengerukan waduk di sekitar kawasan yang dianggap rawan terjadi genangan.
"Insya Allah, jika memang hujan lebat, kita prediksi akan terjadi genangan hanya dalam waktu 20-30 menit, air akan kembali surut," ucapnya dengan nada optimis.
Lebih jauh, Bendahara Bamus Betawi itu membeberkan, dalam beberapa bulan terakhir, Dinas SDA dan Sudin SDA lima wilayah sudah melakukan pengurasan waduk dan sungai di Jakarta. Selain itu, pompa untuk menarik air dari lokasi genangan pun dipersiapkan jika Jakarta mengalami intensitas hujan yang tinggi.
Baca juga : Biar Pemudik Selamat dan Kantongnya Aman, Jasa Raharja Gelar Mudik Gratis
"Ada 300 pompa mobil yang kita siagakan. Jika diperlakukan, pastinya pompa akan siap digunakan. Selain itu, kita sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Penanggulangan Bencana, Bina Marga dan juga Kesehatan dalam upaya memberikan kenyamanan untuk warga Ibu Kota selama musim penghujan tiba," jelasnya.
Diketahui dalam kesempatan itu, Juaini yang merupakan tokoh Betawi sempat menyelipkan pantunnya, dalam memberikan semangat 1.000 personel satgas biru.(ADT)