Fenomena Teddy Indra Wijaya: Seskab Non-Menko yang Paling Dikenal Publik

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Foto (Ist)
Sabtu, 8 Nopember 2025, 21:31 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Di tengah dominasi para menteri yang menempati pos strategis, nama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya justru mencuri perhatian publik. Survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan, tingkat kedikenalan (awareness) Teddy mencapai 50,8 persen, menempatkannya di posisi ketiga pejabat paling dikenal publik—hanya di bawah Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menariknya, posisi Teddy melampaui sejumlah menteri koordinator dan kepala lembaga strategis, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (34,2%) dan Menko PMK Abdul Muhaimin Iskandar (44,6%). Data ini menjadi sorotan lantaran jabatan Seskab secara tradisional tidak menempati panggung publik sebesar para Menko atau Menteri teknis.

Baca juga : Kombinasi Anies-Pras, Pasangan Paling Ideal di Jakarta

Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyebut fenomena ini “unik dan signifikan.” 

“Posisi Sekretaris Kabinet biasanya tidak terlalu terekspos, tapi angka awareness 50,8 persen menunjukkan publik mulai memperhatikan figur di lingkar inti Presiden,” ujarnya dalam paparan hasil survei bertajuk ‘Evaluasi Publik Atas Kinerja Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran’ yang disampaikan secara virtual, Sabtu (8/11).

Baca juga : Ke Manapun Perginya, Nindy Ayunda Sekarang Selalu Dikawal Pria Cepak?

Burhanuddin menjelaskan, tingginya popularitas Teddy bisa dibaca dari dua aspek. Pertama, peran krusial Seskab sebagai pengendali arus administrasi dan informasi di Istana. Sosok Teddy diyakini sering terlibat dalam pengambilan keputusan strategis di balik layar kepresidenan.

Kedua, efektivitas komunikasi publik yang ia bangun. Meskipun jarang tampil di garis depan, kehadiran Teddy yang konsisten mendampingi Presiden dalam berbagai momentum penting membuatnya kian dikenal.

Baca juga : FTP Universitas Brawijaya Berkomitmen Tanggulangi Gratifikasi

 “Tingginya awareness ini bisa mencerminkan kemampuan komunikasi politik yang kuat—terukur, tidak berlebihan, tapi berdampak,” imbuh Burhanuddin.

Survei Indikator dilakukan secara tatap muka pada 20–27 Oktober 2025, melibatkan 1.220 responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Hasilnya menempatkan Teddy Indra Wijaya sebagai salah satu figur non-menteri yang berhasil membangun citra kuat di tengah sorotan politik nasional. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal