Ridho Pandoe Raih Penghargaan Panglima Koarmada RI atas Dedikasi Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Maritim Nasional

Ridho Pandoe saat menerima penghargaan dari Panglima Koarmada RI Laksdya Denih Hendrata. (Foto: ist)
Minggu, 12 Oktober 2025, 13:39 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Direktur Utama PT Bahana Genta Samodra Ridho Pandoe meraih penghargaan prestisius dari Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) Laksdya TNI Denih Hendrata.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata Ridho dalam memperkuat pertahanan nasional dan ketahanan pagar Nusantara, khususnya di sektor maritim.

Sebagai alumni Lemhannas P3N RI angkatan 25 tahun 2025, Ridho dikenal aktif mempromosikan kolaborasi antara sektor sipil, militer, dan dunia usaha dalam menciptakan strategi ketahanan nasional yang berkelanjutan. Melalui kepemimpinannya, PT Bahana Genta Samodra terus mendorong inovasi berbasis teknologi dan kemaritiman untuk mendukung keamanan serta kedaulatan Indonesia di laut.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung khidmat di Gedung Koarmada RI, yang mana Laksdya TNI Denih Hendrata secara langsung menyerahkan plakat penghargaan kepada Ridho Pandoe. Momen ini menjadi simbol kuat dari sinergi antara dunia pertahanan dan dunia bisnis, dalam membangun fondasi keamanan nasional yang tangguh di era globalisasi.

Baca juga : Meski Berkembang Industri, Kang Rey Pertahankan Subang Lumbung Padi Nasional

Ridho menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan dan pengakuan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif yang mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat keutuhan bangsa.

"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh pihak yang memiliki semangat yang sama menjaga kedaulatan dan keamanan Indonesia. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk menciptakan ketahanan nasional yang solid,” ujar Ridho.

Sebagai pemimpin di sektor kelautan dan energi, Ridho menegaskan bahwa laut memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan negara. Menurutnya, wilayah maritim Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai jalur perdagangan internasional, tetapi juga merupakan bagian penting dari sistem pertahanan nasional.

"Konsep ketahanan pagar Nusantara bukan hanya soal militer, tetapi juga mencakup ekonomi maritim, pemberdayaan masyarakat pesisir, dan perlindungan sumber daya laut," jelas Ridho.

Baca juga : Pengadilan Agama Jakarta Pusat Digugat Terkait Perbuatan Melawan Hukum

Dengan memperkuat sektor maritim, Indonesia dapat membangun sistem pertahanan yang lebih komprehensif, serta menciptakan kemandirian ekonomi berbasis sumber daya laut.

Penghargaan dari Panglima Koarmada RI menjadi pengakuan atas dedikasi Ridho dalam mendorong inovasi pertahanan kemaritiman. Dia berupaya menjembatani dunia bisnis dengan kepentingan nasional melalui pendekatan lintas sektor dan teknologi terintegrasi.

Dalam konteks geopolitik yang semakin dinamis, Ridho menilai sinergi antara sektor sipil dan militer merupakan langkah penting untuk memastikan ketahanan nasional yang adaptif dan berkelanjutan.

"Kami berharap kolaborasi antara dunia usaha dan pertahanan dapat terus berkembang agar Indonesia mampu menghadapi tantangan global dengan lebih tangguh," tuturnya.

Baca juga : Tingkatkan Kualitas Pengelolaan ZIS, BAZNAS RI Lakukan Kick Off Pengukuran IZN dan KDZ Nasional

Di akhir sambutannya, Ridho berpesan agar generasi muda Indonesia memiliki semangat nasionalisme tinggi dalam membangun masa depan bangsa.

"Kami berharap para pemimpin muda Indonesia tumbuh dengan jiwa Merah Putih yang kuat, untuk membawa negeri ini menuju Indonesia Emas 2045," ujar Ridho menutup pidatonya.

Dengan penghargaan ini, Ridho Pandoe membuktikan bahwa kontribusi terhadap pertahanan dan kedaulatan Indonesia tidak hanya datang dari dunia militer. Tetapi juga melalui peran strategis kepemimpinan sipil yang berorientasi pada kolaborasi, teknologi, dan visi kebangsaan jangka panjang. (Mal)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal