LampuHijau.co.id - Video sejumlah petugas bangunan yang terlihat memasukkan karung berisi benda ke dalam lubang galian berdurasi kurang dari satu menit, beredar luas di media sosial sejak Minggu (24/11/2019) kemarin. Belakangan diketahui, lokasi pembuangan karung ke dalam lubang di pinggir jalan itu berada di Jalan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara mengatakan, karung yang dimasukkan ke dalam lubang itu merupakan proyek pembuatan ducting mainhole di Jalan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sehubungan dengan itu, lubang ultilitas yang dikerjakan oleh PT Sarana Anugerah Perdana di sepanjang Jalan Karang Anyar Raya, bahwa adanya beberapa karung yang dilempar ialah karung pasir urug.
Baca juga : Koboi Penodong Pengendara Lain di Jakpus, Ternyata Berani Karena Nyabu Coy!
"Gunanya untuk penahan supaya kalau tutup tersebut rusak atau patah, tidak langsung masuk dalam lubang ultilitas. Selain itu, juga untuk penghantar listrik atau optik apabila terjadi korsleting tidak mengenai kabel-kabel yang berada di sekitarnya," ungkapnya, Senin (25/11/2019).
Kasudin Bina Marga Jakarta Pusat Rakim Sastranegara menjelaskan, pihaknya perlu menyediakan 5 kubik pasir untuk mengurug satu mainhole sesuai Standar Operational Prosedur (SOP). Tujuannya, untuk menahan beban berat kendaraan yang ada di atasnya.
Baca juga : Sedang Berjuang Lawan Kanker, Cinta Penelope Ditalak Satu Suami
Saat ini, kata dia, sudah 98,5 persen progres pengerjaan mainhole di 238 titik lubang di Jalan Sutomo, Jalan Karang Anyar, Jalan Pangeran Jayakarta, dan Jalan Tiangseng. Mainhole tersebut, sambung Rakim, berukuran lebar 1,2 meter, panjang 1,8 meter, dan kedalamaan 2,3 meter. Mainhole untuk penempatan kabel optik yang sebelumnya melintang di udara sesuai program Gubernur DKI Anies Beswedan, dalam menjadikan Jakarta bebas kabel udara.
"Pemda DKI menyiapkan hole (lubang) itu untuk memindahkan kabel udara. Kenapa dipilih pasir? Sebagai penahan takut jika mainhole tersebut amblas. Pembangunan mainhole akan rampung sepekan ke depan," tukasnya. (RKY)