LampuHijau.co.id - Lima anggota Satpolairud Polres Kepulauan Seribu yang melakukan aksi penyelamatan terhadap seorang remaja yang terjatuh dan terseret arus laut saat bermain Jetski di perairan Pantai Mutiara, Jakarta Utara pada Minggu, 14 September 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, meraih penghargaan.
Penghargaan diberikan langsung oleh Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Argadija Putra di Mapolres perwakilan yang ada di kawasan Ancol Marina, Selasa (23/9).
"Lima anggota Satpolairud kita beri penghargaan atas aksi penyelamatan terhadap seorang remaja di perairan pantai mutiara," terang Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra.
Baca juga : Main Jetsky di Pantai Mutiara Remaja Jatuh Terseret Ombak, Ditolongin Polairud, Selamat
Menurut Arga, penghargaan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang mengandung makna tersendiri dalam pembinaan anggota Polri. "Wajar diberikan kepada personil yang telah teruji kwalitas dan kemampuannya dalam mengemban tugas dan kewajibannya," ujar Arga.
Di samping itu juga kata Arga, merupakan salah satu wujud penghargaan atas prestasi kerja dan jerih payah yang dilakukannya sslama ini. "Bahwa penghargaan bukanlah hak mutlak yang harus diperoleh setiap anggota Polri, melainkan suatu anugrah dan penghargaan atas kwalitas seseorang dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang melekat pada anggota tersebut," beber Arga.
Sebelumnya, diberitakan seorang remaja terjatuh dan terseret arus laut saat bermain Jetsky di perairan Pantai Mutiara, Jakarta Utara pada Minggu, 14 September 2025, sekitar pukul 16.00 Beruntung remaja tersebut dapat terselamatkan oleh personil Sat Polairud Polres Kepuluan Seribu yang saat itu sedang melaksanakan patroli rutin kelautan.
Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra menyebut korban merupakan wisatawan yang memang saat itu sedang mengendarai Jetsky bersama 1 orang lainnya. "Saat itu, korban tertinggal, mengalami hilang kendali setelah terhantam ombak dan terjatuh ke laut, kemudian terseret arus laut pada saat berusaha untuk berenang ke arah pantai," kata Argadija saat dikonfirmasi, Selasa (16/9).
Di waktu yang sama kata Arga, Personil Sat Polairud Polres Kepuluan Seribu yang saat itu sedang melaksanakan Patroli Rutin Kelautan mendapatkan informasi dari petugas yang berada di pesisir pantai tentang adanya insiden tersebut.
"Dapat informasi itu, personil Polairud langsung melakukan penyelamatan terhadap korban," terang Argadija.
Baca juga : Komitmen Tidak Buang Air Besar Sembarangan, Kelurahan Cikoko Diganjar Penghargaan
"Setelah di evakuasi, dinaikan ke kapal patroli, Alhamdulillah kondisinya stabil dan masih dapat merespon saat ditanya oleh personil Sat Polairud yang bertugas,” tambah Argadija.
Aksi penyelamatan terhadap korban oleh personil Sat Polairud Polres Kepulauan Seribu tersebut kata Arga, mendapat apresiasi dari masyarakat dan pihak berwenang. "Ketanggapan, Keberanian dan kesiapan personil Sat Polairud dalam melakukan evakuasi korban merupakan contoh nyata dari dedikasi dan komitmen Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat. Kami berharap aksi ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut,” ungkap Argadija.(RIP)