Kasus Pohon Tumbang di TM Ragunan Belum Ada Tersangka

Kamis, 4 April 2019, 20:45 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Kebun Binatang Taman Margasatwa (TM) Ragunan, Jakarta Selatan kembali memakan korban jiwa. Kali ini, seorang pengunjung bernama Anis Khairunisa (22) meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang. Hingga kini, peristiwa nahas yang juga melukai empat pengunjung itu masih dalam penyelidikan polisi sehingga belum ada tersangka dalam kasus ini.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Prayitno mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus pohon tumbang di TM Ragunan. Apalagi tidak ada tanda bahwa pohon tumbang dikarenakan cuaca. Sebab, saat kejadian tidak hujan dan tidak ada angin kencang.

"Penyebab robohnya belum (diketahui), kan itu kejadiannya nggak ada hujan, nggak ada angin, nggak ada apa-apa. Tiba-tiba seperti itu (roboh)," ujar Prayitno, saat dikonfirmasi, Kamis (4/4/2019).

Baca juga : Indonesia Belum Menang Lawan IMFA, Ini Respon Pengamat

Peristiwa nahas yang terjadi pada Rabu (3/4) sore, juga melukai empat pengunjung lainnya. Mereka adalah Dafin Algifari (2), anak Anis, M. Alif Annabawi (6), Sugihwanti (48), dan Chinta Tsania (7). Sementara, Anis, meninggal dunia karena mengalami luka di bagian kepala.

"Kejadiannya kemarin, sekitar pukul 14.30 WIB. Langsung dilakukan eksekusi untuk utamakan keselamatan para korban dibawa ke RSUD Pasar Minggu dari pihak TMR-nya," ucap Prayitno.

Lebih lanjut, dia mengatakan, sejauh ini sudah sebanyak dua orang saksi dimintai keterangan. Karena penyebab robohnya belum diketahui, Prayitno mengaku belum bisa berkata lebih jauh.

Baca juga : Luncurkan Samsat Online, Pemprov DKI Permudah Pelayanan Warga

"Langkah lidik tetap dilakukan pendalaman, kan musibah itu kan tak ada unsur kesengajaan, apalagi kaitannya sama pohon. Mungkin nanti dari pengelola lebih hati-hati, bagian khusus merawat dan mengawasi kan. Kemudian, pohon-pohon yang mungkin sudah waktunya dikurangi (atau sudah tua) atau apa gitu kan untuk segera ditebang, demi mengutamakan keselamatan para pengunjung," tambahnya.

Kasatpel Promosi dan Pengembangan Usaha, TM Ragunan Ketut Widarsana menyatakan, pihaknya bertanggung jawab penuh untuk korban. Kata dia, pihak TM Ragunan akan menanggung biaya perawatan selama di rumah sakit hingga memberikan santunan kepada keluarga korban.

"Kami sepenuhnya betanggung jawab atas peristiwa ini. Kami kemarin sore juga sudah datang ke rumah duka dan rumah korban. Pimpinan hadir menyampaikan bela sungkawa. Semua biaya pengobatan kami tanggung, kami juga sudah bermusyawarah dengan pihak keluarga dan pagi tadi sudah dilakukan pemakamannya. Tim kami dan pimpinan juga tadi meluncur untuk menghadiri pemakaman itu," tandasnya. (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal