RS di Duren Sawit Diduga Malapraktik, Pasien Kehilangan Empat Jari: Komisi IX Minta Kemenkes Turun Tangan

Ilustras Malapraktek
Sabtu, 9 Agustus 2025, 08:45 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Dugaan kasus malapraktik di sebuah rumah sakit kawasan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, memicu keprihatinan publik. Seorang pasien berinisial H (26) harus kehilangan empat jari tangan kirinya, tak lama setelah melahirkan.

Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menegaskan peristiwa ini adalah “alarm keras” bagi tenaga medis dan manajemen rumah sakit di Indonesia. Ia mendesak investigasi menyeluruh dan sanksi tegas jika terbukti ada kelalaian.

Baca juga : Sidang Pemuda Diduga Korban Malprosedur, Muhammad Ari: Polisi Tidak Koordinasi saat Penangkapan

“Jika benar malapraktik, ini tamparan keras bagi dunia kesehatan. SOP harus ditegakkan, sumpah profesi dijunjung, dan pengawasan pemerintah diperkuat. Pelayanan kesehatan menyangkut nyawa pasien, bukan sekadar rutinitas teknis,” tegas legislator NasDem itu, Sabtu (9/8/2025).

Nurhadi juga menuntut agar korban mendapat pendampingan medis dan hukum yang memadai, serta jaminan pemulihan.

Baca juga : Sering Dikunjungi, Golkar Ibarat Primadona, Pengamat: Koalisi Masih Cair dan Cari Kecocokan

Kronologi

Kuasa hukum korban, Novi Delia, mengungkapkan, beberapa jam usai persalinan, H mengalami sesak napas dan dirawat di ICU. Saat mulai sadar, ia mengeluh sakit di tangan kiri bekas infus.

Baca juga : Dugaan KKN Rekrutmen Karyawan Dharma Jaya, Budi: Kami Minta Jajaran Direksi Terapkan SOP yang Benar

Keluarga melihat tangan membengkak dan memerah. Tak lama kemudian, dokter memutuskan amputasi empat jarinya.

Kasus ini kini menjadi sorotan Komisi IX DPR, yang berencana mendorong Kementerian Kesehatan, lembaga profesi, dan pihak terkait untuk mengusut tuntas serta memastikan kejadian serupa tak terulang. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal