Angkutan Umum Memadai, Adi Kurnia: Pengelolaan Jak Lingko Harus Optimal

Rabu, 6 Nopember 2019, 17:29 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Sejak diluncurkan dua tahun lalu, program Jak Lingko untuk mengakomodir masyarakat beralih ke angkutan umum dinilai belum optimal.

"Jak Lingko sudah bagus, tapi belum optimal. Karena, pihak PT Trans Jakarta membatasi jumlah armada yang turun. Padahal, Gubernur Anies sudah menyampaikan akan membanjiri Jakarta dengan Jak Lingko," kata Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Adi Kurnia Setiadi, di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Berita Terkait : Anggaran Hingga 10 M, Jalan Lingkungan di Jakpus Langsung di Hotmix

Adi mengungkapkan, banyak armada Jak Lingko yang beroperasi layaknya angkutan umum konvensional yaitu dengan menunggu jumlah penumpang memadati angkutan hingga penuh. Cara tersebut tentunya tidak sesuai dengan program yang direncanakan Gubernur Anies Baswedan.

Karenanya, Adi mendorong PT Transjakarta dapat mengoptimalkan kehadiran Jak Lingko, salah satunya dengan menambah armada di ruas ganjil-genap. Penambahan armada tersebut dapat menarik minat masyarakat untuk mencoba kendaraan umum karena masyarakat mengetahui adanya layanan yang tidak terbatas untuk akomodasi kendaraan.

Baca Juga : Jelang Pilkades, Kapolresta Tangerang Minta Para Calon Tak Lakukan Pelanggaran

Hal tersebut dapat menggenjot penggunaan angkutan umum Jak Lingko yang termasuk ke dalam transportasi yang kebal terhadap aturan perluasan ganjil- genap imbas munculnya Ingub 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Polusi Udara.

Jak Lingko merupakan satu sistem transportasi di DKI Jakarta yang dimana angkutan bus kecil terintegritas dengan bus sedang (non BRT Trans Jakarta), bus besar (BRT TransJakarta) dan angkutan yang berbasis rel seperti MRT dan LRT. Terdapat empat kriteria pemilihan beroperasinya Jak Lingko yakni di area yang belum tercover layanan angkutan umum, kawasan atau permukiman padat penduduk, rute diutamakan melintasi fasilitas sosial dan fasilitas umum serata terhubung dengan feeder dan koridor TransJakarta.

Baca Juga : Tolak Pembelaan Terdakwa Pencaplokan Lahan, JPU: Kasusnya Pidana Bukan Perdata

Dari ke-4 kriteria tersebut, rupanya PT TransJakarta menargetkan sasaran utama pengguna Jak Lingko justru dari kalangan anak sekolah, baik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA). (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal