Proyek Pelebaran Trotoar Kok Malah Jadi Tempat Parkir Liar

Jumat, 1 Nopember 2019, 14:48 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Proyek pelebaran trotoar yang berada di sepanjang Jalan Kramat Raya hingga Salemba belum sepenuhnya rampung dikerjakan. Namun, sejumlah pemilik usaha yang berjualan tepat di sisi trotoar, kerap memanfaatkan pelebaran trotoar untuk tempat parkir kendaraan konsumen. Sehingga, konsep utama pelebaran trotoar yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta justru berubah fungsi.

Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui CRM, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat Harlem Simanjutak mengerahkan puluhan petugas gabungan Dishub, Satlantas Polrestro Jakpus, dan unsur TNI untuk melakukan tindakan tegas. Operasi mulai dilaksanakan dari Jalan Simpang Lima Senen, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019) siang.

Baca juga : Sepi Job, Mantan Artis Cilik Ibnu Rahim Terjerat Narkoba

Beberapa kendaraan roda dua yang ada di trotoar ditindak dengan cara cabut pentil (OCP) hingga diangkut ke dalam truk. Walhasil, sebanyak 15 unit motor dilakukan OCP, 9 unit motor dijaring dan 11 unit mobil di BAP.

Petugas juga menindak Mitsubishi Pajero Sport terparkir menutupi jalur difabel di trotoar depan Plaza Kenari, Jalan Kramat Raya. Mobil mewah bernopol F 1386 GV tersebut diderek dan pemiliknya diberikan surat tilang. Herman, pemilik mobil sempat menolak tapi tak bisa berbuat banyak.

Baca juga : Simpen Pembalut, Cowok Jadi Ketahuan Deh Punya Sabu

Kasudinhub Jakpus Harlem Simanjuntak tak menghiraukan lantaran pemilik mobil tidak menyadari atas kesalahan yang dilakukannya yakni parkir di trotoar. Seharusnya, para pelaku usaha memiliki lokasi parkir untuk konsumen agar mereka tidak parkir di trotoar yang semestinya untuk para pejalan kaki.

"Tidak boleh menggunakan trotoar, apalagi trotoar sudah sangat bagus tidak boleh menggunakan badan jalan. Setiap pemilik usaha, siapkan parkir untuk mengakomodir yang mau mengunjungi usahanya. Jadi tidak menggunakan trotoar," tegasnya kepada Lamjo Jak di lokasi.

Baca juga : Lagi Sakit, Tokoh Pendidikan Ini Malah Jadi Tahanan Negara

Berdasarkan banyaknya laporan warga terkait parkir liar di trotoar ke Sudinhub Jakpus, jumlah terbanyak terdapat di sepanjang Jalan Salemba-Jalan Kramat Raya. "Kita terus lakukan penegakan hukum bagi kendaraan yang parkir di badan jalan dan trotoar. Padahal pembuatan trotoar belum selesai, tapi sudah ada parkir liar. Kita mulai tertibkan agar terbiasa, menjaga agar trotoar dimanfaatkan para pejalan kaki," ujarnya.

Hasil dari operasi terpadu tersebut, petugas berhasil menjaring total 24 unit motor yang berada di trotoar. "31 kendaraan roda empat diberikan BAP, 15 kendaraan roda dua di OCP, dan 2 mobil di derek," tukasnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal