LampuHijau.co.id - Hingga kini, Dapur Umum Indonesia-Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Gaza, Pelestina masih membersamai anak-anak siswa sekolah untuk memberikan sarapan pagi bergizi secara gratis di sekolah-sekolah.
Terkini, Kamis (24/10/2019) kemarin, giliran siswa putra di Sekolah Dasar Shohadaa AlSakikh Ridwan yang menikmati makanan siap santap tersebut. Tak hanya disajikan dalam keadaan hangat dan segar, makanan berupa nasi briyani dengan lauk ayam dan sayuran itu tentu menambah semangat belajar para siswa.
Baca juga : Yayasan Mariana Kirim Siswa Indonesia ke Australia
Dalam pendistribusian makanan siap santap yang diolah Dapur Umum Indonesia-ACT di Gaza itu, bekerja sama dengan beberapa pihak seperti Kitabisa, Shopee, juga Bukalapak. Ada sebanyak 920 paket makanan yang dibagikan Kamis pagi itu. Dengan sarapan pagi, tentu selain menambah semangat belajar, juga memenuhi kecukupan gizi para siswa di sana.
Dikatakan Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR)-ACT, seperti dikutip dari news.act.id, mayoritas anak-anak usia sekolah di Gaza melewatkan sarapan pagi sebelum belajar ke sekolah. Hal inilah yang menjadi perhatian ACT, untuk lantas mengadakan program sarapan pagi bagi para siswa di Gaza.
Baca juga : Jual Tembakau Gorila ke Pelajar, Sandi Kurniawan Dibui
Lanjutnya, pembagian makanan siap santap ini menjangkau sebanyak 5.140 siswa di Gaza. Dan program yang dirintis sejak 16 Oktober kemarin itu, ditujukan ke sekolah-sekolah di sana. "Program ini bertepatan dengan awal masuk tahun ajaran baru sekolah-sekolah di Palestina," katanya.
Program distribusi sarapan bagi anak-anak Palestina juga dilakukan di tujuh sekolah lainnya yang berada di jalur Gaza. Melalui Gerakan Indonesia Dermawan, ACT akan terus berikhtiar dan mengajak para dermawan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat Palestina, baik di Gaza maupun Yerusalem.
Baca juga : Bambang Soesatyo Bakal Jadi Kuda Hitam di Munas
Beberapa bulan ke depan, Palestina akan memasuki musim dingin. Kami berikhtiar dan mengajak dermawan semua untuk membantu Palestina melalui program Winter Aid," tandas Faradiba. (YUD)