SDM untuk Pasar Global, Rano: DKI Jalin Kerja Sama dengan Universitas KL

Kerja sama Pemprov DKI dengan Universitas Kuala Lumpur untuk menyiapkan SDM Pasar Global. (Foto: ist)
Selasa, 22 April 2025, 10:15 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta menjadi kerja sama dengan Universitas Kuala Lumpur (KL) guna menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk pasar global. Kerja sama inipun bertujuan untuk membentuk generasi muda berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan dunia kerja, perkembangan industri, serta kemajuan teknologi global

Untuk kerja sama itu sendiri, ditandai dengan penandatanganan letter of intent (LoL) antara Pemprov DKI Jakarta dan Universitas Kuala Lumpur, di Grand Hyatt Hotel, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025).

"Dalam hal ini, kami menyambut baik kedatangan rekan-rekan dari Universitas KL Malaysia dan Malaysia Education Global Services (MEGS) di Jakarta. Sebab dari kerja sama, ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang vokasi atau yang dikenal sebagai Technical Vocational Education and Training (TVET)," papar Wakil Gubernur DKI Rano Karno.

Dia menambahkan, proses perencanaan LoL ini telah berlangsung hampir satu tahun. Karenanya, Wagub Rano berharap kerja sama tersebut dapat mencetak generasi penerus yang memiliki keterampilan, jiwa kepemimpinan dan kemampuan bersaing di tingkat internasional.

Baca juga : Atasi Banjir Rob, Legislator Jakarta Dorong Penggunaan Air Perpipaan

"Terus terang, kami memang berencana mengirimkan para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke Kuala Lumpur, sekitar 150 pelajar, tentu saja untuk menempuh pendidikan di sana. Sebab Jakarta tengah bertransformasi menjadi Kota Global, dimana peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu kunci utamanya," katanya.

Sedangkan Kepala Biro Kerja Sama Daerah DKI Jakarta Marulina Dewi mengungkapkan, kerja sama ini tidak hanya membuka akses siswa SMK di Jakarta terhadap pendidikan vokasi bertaraf internasional.

Tetapi juga meningkatkan kapasitas guru dan kepala sekolah dalam pengelolaan pendidikan vokasi, memperluas peluang kolaborasi riset, pertukaran pelajar dan dosen serta program magang industri.

"Makanya, kita ingin lulusan SMK tidak hanya langsung bekerja. Tapi juga memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

Baca juga : Setahun, Satresnarkoba Polres Subang Ungkap 103 Kasus dengan 126 Tersangka

Namun untuk mendukung Jakarta sebagai Kota Global dan meningkatkan peringkat daya saing hingga ke posisi 50 dunia, SDM menjadi faktor kunci. Karena itulah setelah lulus SMK, para siswa akan kami dorong melanjutkan studi diploma di Universitas KL dan bahkan dibantu penempatan kerja di Malaysia," harap Marulina.

Namun melalui kerja sama ini, terdapat banyak benefit di bidang pendidikan, seperti diskon khusus yang diberikan Universitas KL dan beasiswa.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mendapat kuota 150 kursi untuk siswa SMK yang akan mengikuti program tersebut.

"Tentang keistimewaan lainnya, para siswa tidak perlu melalui proses penyetaraan, seperti yang biasa dilakukan saat melanjutkan studi ke Eropa. Dengan adanya LoI ini, mereka bisa langsung kuliah tanpa harus mengulang mata pelajaran, sehingga waktu pendidikan lebih efisien," ucap Marulina.

Baca juga : Daop 3 Cirebon Buka Peluang Kerja Sama Branding di Stasiun dan Kereta Api

Ke depannya, kerja sama akan diperkuat melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam pengembangan pendidikan vokasi dan pelatihan SDM unggul. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal