Sestama BAZNAS RI Subhan Cholid Ajak Media Perkuat Literasi Zakat

BAZNAS ajak media perkuat literasi zakat. (Foto: ist)
Kamis, 27 Maret 2025, 00:22 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak media nasional untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan literasi zakat di masyarakat. Media dinilai punya peran penting dalam membangun kesadaran berzakat masyarakat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan para mustahik.

Hal tersebut mengemuka dalam acara Ngobrol Zakat Bersama BAZNAS Media Center (BMC) yang digelar di Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Acara ini turut dihadiri Sekretaris Utama BAZNAS RI Subhan Cholid, Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati, Kepala Hubungan Masyarakat BAZNAS RI Yudhiarma, serta sejumlah wartawa. yang tergabung dalam BMC.

Sekretaris Utama BAZNAS RI Subhan Cholid menyampaikan apresiasi kepada para awak media atas peran besarnya dalam mendukung syiar zakat di Indonesia. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam memastikan bahwa informasi mengenai zakat sampai ke masyarakat secara akurat dan terpercaya.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan media. Tanpa peran media, para muzaki tidak akan mengetahui bagaimana dana yang mereka titipkan dikelola oleh BAZNAS.

Jika tidak ada informasi yang transparan, muzaki bisa ragu dan tidak yakin bahwa dana zakat, infak, sedekah, dan donasi lainnya benar-benar dikelola dengan baik. Berkat peran media, masyarakat semakin teredukasi dan mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS,” ujar Subhan.

Dirinya juga menyoroti perbedaan besar antara pekerjaan di bidang zakat dengan tugasnya sebelumnya di sektor haji. Menurutnya, jumlah pekerjaan dalam pengelolaan zakat jauh lebih banyak dan kompleks karena mencakup aspek penghimpunan, pengelolaan, hingga penyaluran dana kepada yang berhak menerimanya.

Baca juga : Naik Becak Bersama Oni SOS, Cabup Subang Ruhimat Jadi Pusat Perhatian Pengguna Jalan

"Jika berbicara tentang jumlah pekerjaan, zakat memiliki lebih banyak aspek. Dana zakat harus dihimpun sendiri, dan cara untuk mengumpulkan dana tersebut memerlukan strategi yang tepat serta usaha yang tidak sedikit," tambahnya.

Subhan menegaskan, transparansi dalam pengelolaan zakat menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik.

"Peran media sangat penting dan berpengaruh dalam mengedukasi masyarakat. Berkat publikasi yang baik, masyarakat semakin yakin bahwa dana zakat yang mereka salurkan benar-benar membawa manfaat bagi yang berhak," ujarnya.

Lebih lanjut Subhan menegaskan, tema BAZNAS tahun ini, 'Cahaya Zakat', mengandung makna mendalam bagi rekan-rekan media di BMC yang telah berkontribusi dalam syiar zakat. Ia berharap, agar kerja keras para jurnalis dalam menyebarluaskan informasi tentang zakat akan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan di dunia dan akhirat.

"Mudah-mudahan segala upaya yang dilakukan rekan-rekan media menjadi amal jariyah yang meringankan hisab di akhirat kelak. Tema ‘Cahaya Zakat’ yang diusung tahun ini mencerminkan harapan agar syiar zakat terus menerangi kehidupan masyarakat," ujarnya.

Senada, Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati mengatakan, sinergi antara BAZNAS dan rekan-rekan media BMC menjadi agenda rutin yang terus diperkuat.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami menggelar buka puasa bersama dengan rekan-rekan media BMC sebagai bentuk apresiasi atas dukungannya dalam publikasi kegiatan BAZNAS," kata Ndari.

Baca juga : Cegah Kebakaran Akibat Korsleting, Harus Ada Standarisasi Perangkat Listrik

Dia menjelaskan, BAZNAS Media Center (BMC), yang dibentuk sejak 2016, kini memiliki sekitar 50 anggota aktif yang berperan dalam menyebarluaskan informasi tentang zakat.

"Alhamdulillah, keberadaan BMC sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap zakat. Media menjadi jembatan utama antara BAZNAS dan publik," lanjutnya.

Ndari juga mengungkapkan, BAZNAS sempat berencana membangun ruang pers, namun realisasinya tertunda karena adanya prioritas lain.

"Kami pernah merencanakan pembangunan press room, namun karena ada kebutuhan mendesak seperti penyaluran bantuan dan pelayanan bagi umat, rencana tersebut belum terwujud. Meski begitu, justru dari keterbatasan ini kami bisa lebih fleksibel dalam menjangkau berbagai lokasi kegiatan," katanya.

Ke depan, Ndari berharap adanya fasilitas yang lebih permanen bagi para jurnalis yang aktif meliput kegiatan zakat BAZNAS.

"Semoga nantinya ada home base yang bisa menjadi pusat informasi bagi media," katanya.

Di akhir sambutannya, Ndari menyampaikan harapan agar di penghujung Ramadhan ini, rekan-rekan media mendapatkan keberkahan karena telah membantu menyebarkan syiar zakat selama sebulan penuh. Ia juga mendorong agar insan pers tetap istiqomah dalam membantu syiar dakwah BAZNAS.

Baca juga : Anggota DPR RI Kiai Maman Harap Masjid Jadi Pusat Edukasi dan Ekonomi Umat

"Semoga teman-teman media di BAZNAS Media Center terus semangat dalam menyebarkan informasi zakat, sehingga masyarakat, baik muzaki maupun mustahik, dapat menerima hak-haknya dengan baik," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, wartawan senior Suara Karya, Parjiono turut mengapresiasi keterbukaan BAZNAS dalam menyampaikan informasi terkait zakat.

"Kami sangat mengapresiasi keterbukaan BAZNAS dalam berbagi informasi. Semoga kerja sama ini terus terjalin dengan baik," ujar Parjiono.

Ia juga menyampaikan harapannya agar para wartawan dapat semakin dekat dan aktif dalam mendukung pemberitaan zakat bersama BAZNAS.

"Saya berharap ke depannya teman-teman bisa lebih dekat, lebih intens membantu memberitakan kegiatan-kegiatan BAZNAS RI dan tentu pula BAZNAS daerah yang diperlukan oleh para muzaki dan mustahik," imbuh Parjiono. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal