Walikota Jakpus Nyatakan Perang Terhadap Preman yang Kuasai Lahan Publik

Rabu, 12 Februari 2025, 19:52 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Walikota Jakarta Pusat, Arifin menyatakan akan memerangi para preman yang menguasai lahan publik, seperti trotoar dan bahu jalan. Hal ini dikatakan walikota pada apel bulan tertib parkir di Monumen Nasional (Monas), Rabu (12/2/2025). Apel ini digelar untuk memberantas parkir liar yang menjamur di sejumlah kawasannya. Dalam apel tersebut hadir juga sejumlah Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), seperti Satpol PP, Suku Dinas (Sudin) Perhubungan, PPSU, Kejaksaan, Kepolisian, TNI dan sebagainya.

"Pemerintah sudah melebarkan trotoar hingga empat meter, jika ada oknum yang menguasai tentu akan kita perangi," ujar Walikota Jakarta Pusat, Arifin.

Baca juga : Walikota Jakarta Pusat Panen Sayuran di Lapas Salemba

Selain memerangi preman yang menguasai lahan publik, Pemkot Jakarta Pusat juga mengadakan satu bulan tertib parkir, yang dimulai tanggal 12 Februari ini. Hingga 12 Maret kedepan. "Kita menertibkan tempat-tempat yang bukan seharusnya menjadi ruang parkir," kata Arifin kepada wartawan di Silang Monas.

Arifin mengatakan, pihaknya telah memetakan sejumlah tempat di wilayah Jakarta Pusat untuk dilakukan razia parkir liar oleh petugas gabungan. "Parkir-parkir ini sasarannya adalah, dimana yang seharusnya bukan lagi yang menjadi ruang parkir, yang menggunakan bahu jalan, atau trotoar, kemudian juga taman-taman yang dijadikan lahan parkir," ungkapnya.

Baca juga : Ratusan Mahasiswa Desak KPK Periksa Bupati Banggai Amiruddin Tamoreka yang Diduga Korupsi Jelang Pilkada

Arifin berharap dari kegiatan satu bulan tertib parkir itu, dapat berguna bagi masyarakat untuk bisa meraskan kembali fungsi lahan yang dijalankan parkir liar. "Baik itu pengguna kendaraan, pejalan kaki, yang mau menikmati taman juga bisa dinikmati dengan aman dan nyaman," ucap Arifin.

Arifin juga meminta jajaran Satpol PP dan Sudinhub Jakpus untuk tidak bermain mata dengan preman yang mengelola parkir liar. “Seluruh jajaran Satpol PP dan Sudinhub Jakpus tidak boleh ada yang main mata dengan preman pengelola parkir liar,” ucap Arifin.

Baca juga : Bea Cukai Jakarta Gagalkan Peredaran Rokok untuk Pekerja Asal China di Morowali

Arifin mengatakan, jika didapatkan ada petugas Satpol PP dan Sudinhub Jakpus yang bermain mata akan ditindak. Penindakan akan dilakukan secara internal terhadap petugas yang terlibat main mata. “Jika Satpol PP bermain, akan saya laporkan ke Kasatpol DKI, begitu juga dengan petugas Sudinhub,” singkatnya.(wong)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal