LampuHijau.co.id - Mengolah barang bekas menjadi hasil karya yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat adalah pilihan bagi Safei dan Sudirman, warga RW 07 Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Safei dan Sudirman mengolah sampah barang bekas seperti botol, bambu, kertas, dan sisa kain konveksi menjadi aneka suvenir khas Betawi.
Menurut mereka, kegiatan ini sudah dilakukan sejak 3 tahun lalu. "Sudah 3 tahun kami memanfaatkan hasil limbah untuk menjadi suvenir khas Betawi. Hasilnya bahkan mirip sekali dengan ondel-ondel yang ada," kata Safei, Rabu (3/4).
Baca juga : Sesuai Budaya Organisasi, Buruh FSP LEM SPSI DKI Dukung Pemilu Damai
Safei mengatakan, saat ini ada 10 macam suvenir yang menjadi buah karya warga. Beberapa di antaranya adalah gantungan kunci, bando, topeng, pajangan, gelas, tempat pensil, dan keranjang. "Untuk nama dan merek produk kami menggunakan nama SS Kreasi. Semoga merek ini menjadi unggulan bagi wilayah Jakarta Utara," katanya.
Sementara untuk harga yang ditawarkan bervariasi, tergantung produk unggulan dan tingkat kesulitan proses pembuatan. "Kita jual mulai dari Rp5 ribu sampai Rp100 ribu. Ada Kapal Phinisi juga dari limbah kayu. Kalau mau pesen Ondel- berbagai ukuran pun kita bisa buatkan," katanya.
Menurut Safei, dalam sehari ia dan Sudirman mampu membuat gantungan kunci ondel-ondel sebanyak lima buah. Kata dia, gantungan ini memiliki tingkat kesulitan yang lumayan rumit.
"Selain ikut pameran, kita juga terus promosikan produk ini lewat media sosial biar lebih dikenal, karena kendala utamanya memang di segi pemasaran dan permodalan," tandasnya. (Sep)