LampuHijau.co.id - Pembangunan Rumah Makan Solaria di Jalan Kesehatan, Gambir Jakarta Pusat serobot trotoar. Akibatnya para pejalan kaki kesulitan dalam melintas di kawasan tersebut, terlebih kaum disabilitas. Pantauan di lokasi, papan seng terlihat memakan setengah badan trotoar. Penutup seng tersebut berwarna biru.
Salah satu pejalan kaki, Gerry, 37 mengatakan papan seng yang memakan setengah trotoar ini sangat mengganggu pejalan kaki. Terlebih jika kaum disabilitas melintasi trotoar pasti akan kesulitan melewatinya. “Sudah beberapa bulan ini papan seng warna biru berada di atas trotoar. Akibatnya pejalan kaki kesulitan melewati trotoar. Apalagi kalau kelompok disabilitas melintas,” ucap Gerry salah satu pejalan kaki saat diwawancarai, Rabu (22/1/2025).
Baca juga : Jakarta Aktif Promosikan Pembangunan Berkelanjutan di Forum Pemerintah Kota Negara ASEAN
Salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa penutupan setengah badan trotoar sudah diketahui pihak Binamarga, Kelurahan dan Kecamatan. Pekerja tersebut mengatakan penutupan itu untuk pembangunan jembatan. “Ini jembatan kami ya bangun jadi memang sengaja kita tutup hingga memakan trotoar. Jembatan ini sudah kelar beberapa bulan yang lalu dan sekarang tengah pembangunan restoran,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasie) Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakarta Pusat, Yudha Catur Suhartanto, mengatakan bahwa penutupan setengah badan trotoar tersebut berawal dari pengajuan pembangunan jembatan. Saat itu pihaknya mendapat surat permohonan ijin pembangunan jembatan di lokasi tersebut.
Baca juga : Polres Subang Tangkap Delapan Tersangka Curanmor, Salah Satunya Ditembak
“Setelah masuk permohonan ijin, kemudian kita keluarkan rekomendasi teknis (Rekomtek) dari Sudin BM Jakarta Pusat. Rekomtek dari kami menjadi acuan bagi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan Prasarana (IMBP),” singkatnya.
Yudha mengatakan, pihaknya belum mengetahui apakah pembangunan jembatan tersebut sudah rampung apa belum. Pasalnya lokasi pengerjaan restoran tersebut ditutupi seng sehingga menyulitkan petugas memantau.
Baca juga : Terungkap Sebutan dan Harapan untuk SYL dari Pegawai Kementan
“Kalau kami belum tahu sudah selesai atau belum. Kalau memang sudah selesai sudah seharusnya pagar tersebut dibongkar,” ungkapnya.
Untuk diketahui trotoar di Jalan Kesehatan baru direvitalisasi pada 2023 lalu. Trotoar dengan lebar 2,5 meter ini dilengkapi ubin kuning penunjuk jalan bagi kelompok disabilitas. (wong)