Bantu Musisi Tua yang Sakit, Tono Supartono Gelar Welcome Back My Friends

Kamis, 3 Oktober 2019, 18:13 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Dalam rangka mempererat dan menjalin silahturahmi di kalangan musisi era tahun 70-an yang sudah lama tidak berkumpul, pengusaha mantan musisi lawas, Tono Supartono menjalin kembali melalui wadah Welcome Back My Friends.

Di kawasan Antasari di pelataran Yesterday back Yard cafe di daerah Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, menggelar silahturahmi musisi era 70-an yang di Sponsori: Mandiri, Pajajaran Village, Klassku, CIMB Niaga, dan Yesterday backyard. Welcome Back My Friends sendiri merupakan acara pentas musik Rock n Blues yg didukung beberapa 7 group Band top. Yaitu Beat Stone, Flower Poetman, Gypsi, De’Zonk, Bigman Robinson, Minstreil Medan, dan YY Boys.

Tono Supartono sekaligus penggagas acara yg pada era itu bermain di Bigman Robinson. Acara WBMF  digelar dengan tema Silahturahmi dan Santunan para musisi yang sedang menderita sakit. Tono Supartono bermain di De’ Zonk (band yang dihijrahi setelah Bigman Robinson) diiringi Magenta Voice dan mini string Orchestra.

Misi dalam acara itu adalah  charity day (pemberian santuan) kepada para musisi tanah air, yang kondisinya sangat memerlukan uluran tangan para sahabat.

Menurut Tono, digelarnya acara Welcome Back My Friends ini semata-mata ingin mengumpulkan kembali para musisi-musisi tanah air yang selama ini telah tidak produktif lagi. Namun permainannya tetap dapat dinikmati oleh generasi milineal.

Baca juga : Sidang Putusan Ditunda Lagi, TY Optimis Bakal Bebas Murni

“Selama ini, para musisi senior sudah tidak ada lagi wadahnya untuk berkumpul. Selain bernostalgia, juga membantu musisi tanah air yang kondisinya sangat memerlukan bantuan dari para sahabat yang masih sehat," katanya.

Tono mengaku saat ini, tidak sedikit para musisi tanah air yang kondisinya sangat memprihatinkan. Karena itu, pihaknya mencoba menggalang dana untuk membantu para musisi tanah air yang telah berkarya bagi kemajuan kancah musik Indonesia.

“Ke depan, kita juga akan menggelar acara serupa namun akan kita libatkan para musisi muda dan milenial, sehingga dapat lebih banyak lagi para musisi senior yang dapat dibantu oleh acara Welcome Back My Friends,” ujar Tono.

Sementara, pemain drum senior, Jelly Tobing (yang pada acara itu mewakili Band Minstreil Medan) berharap, acara seperti ini bisa diteruskan oleh para musisi tanah air saat ini. Karena dengan adanya kebersamaan dan saling membantu di kalangan para musisi, diharapkan tidak ada lagi musisi tanah air yang  terlupakan.

Jelly mengaku dirinya merupakan salah seorang yang dipercaya oleh Tono Supartono, untuk mencari para musisi tanah air yang kondisinya tengah membutuhkan uluran tangan.

Baca juga : Kementerian PPPA dan Dewan Pers Sosialisasi UU PPRA ke Sejumlah Wartawan

Dari informasi yang dihimpun, terdapat 7 musisi senior yang tengah membutuhkan bantuan. Diantara  7 musisi tanah air yang mendapatkan charity pada acara  Welcome Back My Friends terdiri dari:

1. Iting, pencipta lag Tragedi Buah Apel

2. Benny Likumahuwa, pendiri band the Rollies

3. Hengki Makasuki, drumer Ekasapta band

4. Iyan Rusli

Baca juga : Normalisasi Saluran Mampet, Lurah Menteng Bongkar 37 Bangunan

5. Oding Nasution, Guitaris Gank Pegangsaan

6. Yanto dari band Inablues

7. Gatot The Disk

Jelly menambahkan, dengan adanya program Charity yang digagas musisi yang juga pengusaha Tono Supartono, diharapkan para musisi tanah air dapat bahu membahu membantu musisi tanah air yang kondisinya tidak produktif lagi. Namun, karyanya tetap dapat dinikmati. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal