LampuHijau.co.id - Selama 15 tahun tidak mengalir, saluran sepanjang 600 meter yang terbagi dua sisi di Jalan Menteng Jaya dan di RW 10 Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat akhirnya dinormalisasi.
Lurah Menteng Agus Sulaeman mengatakan, normalisasi saluran selebar 60 cm ini merupakan hasil Musrenbang tahun 2018. "Yang sudah rampung itu di Jalan Menteng Jaya, dan sekarang yang akan berjalan Menteng Tenggulun seluruhnya berada di RW 10. Dinormalisasi menggunakan udit," ucapnya, Senin (30/9/2019).
Baca juga : Aparat Bongkar Bangunan Liar di BKT
Upaya normalisasi dilakukan karena saluran sudah tidak mengalir sejak bertahun-tahun. Terlebih, saluran juga telah tertutup beton bangunan rumah warga, sehingga pada saat normalisasi dilakukan terpaksa membongkar bangunan yang berdiri di atas saluran tersebut.
"Di Menteng Jaya ada 12 bangunan, di Menteng Tenggulun ada 25 bangunan yang dibongkar karena ada di atas saluran," terangnya.
Baca juga : Maria Zulay Salaues Dikabarkan Sudah Menikah dengan Pogba
Rata-rata bangunan yang dibongkar meliputi halaman rumah, pagar, teras, dan toilet. Warga, sambung Agus, semuanya setuju dan tidak ada penolakan karena ini permintaan mereka.
"Sosialisasi yang kita lakukan, warga sadar dan mengerti. Bahkan, warga ikut bongkar sendiri bangunan miliknya. Normalisasi dan refungsi saluran bertujuan untuk menata kembali wilayah," tambahnya.
Baca juga : Kesbangpol DKI Harus Jadi Mata dan Telinga Anies
Petugas yang dikerahkan dari unsur kelurahan, satpel SDA kecamatan Menteng. Normalisasi ini berada di kawasan padat penduduk.
"Bagi rumah yang terkena bongkar tidak ada ganti rugi. Selain normalisasi, di jalur tersebut dibuat hidran mandiri yang merupakan program Sudin Pemadam Kebakaran. Diperkirakan, pembuatan saluran selesai akhir Oktober," tandasnya. (RKY)