LampuHijau.co.id - Paguyuban Ring 1 Sungai Bambu menggelar kegiatan santunan yatim dan piatu di sekretariat mereka, Jalan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali untuk berbagai kebahagiaan dengan warga.
Ketua Panitia Santunan Ring 1, Rohman mengatakan bahwa seluruh anggaran merupakan hasil urunan anggota Ring 1 yang sudah bekerja di sekitaran Astra internasional. Uang yang terkumpul bahkan berhasil disalurkan kepada lebih dari 250 anak yatim dan hansip yang berjaga di sekitar sungai bambu. “Ya ini kegiatan rutin Ring 1 yang berjalan setiap 3 bulan sekali. Alhamdulliah tahun ini peserta tambah banyak dan uang yang terkumpul dari hasil urunan juga mengalami peningkatan,” ujar Rohman, Minggu, 15 Desember 2024.
Ke depan, kata Rohman, partisipasi kegiatan ini diharapkan mendapat lebih banyak dukungan baik dari swasta maupun perusahaan dibawah naungan Astra internasional. “Bagaimanapun juga kami ini adalah masyarakat yang seharusnya mendapat perhatian Astra. Kenapa? Karena rumah seluruh warga Ring 1 ini menempel dengan tembok Astra,” katanya.
Sebagai informasi, pemerintah melalui aturan kabupaten/kota mempunyai kewenangan untuk melibatkan karyawan yang tergolong masyarakat lokal atau tenaga kerja lokal, diperjerihkan di sekitar lokasi perusahaan. Hal seperti yang dijelaskan pada Pasal 22 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan penjelasannya.
Baca juga : DPR RI Desak PBB Gelar Sidang Umum Terkait Putusan Mahkamah Internasional
Rohman menambahkan bahwa selama ini penyerapan tenaga kerja di sungai bambu belum maksimal. Padahal, total pekerja yang dibutuhkan Astra mencapai jutaan orang. Karena itu, dia meminta perhatian perusahaan terhadap nasib masyarakat terus diperkuat. “Dari sisi penyerapan tenaga kerja lokal, Astra ini belum maksimal karena tenga kerja keseluruhan yang dibutakan mencapai jutaan. Karena itu kami membutuhkan perhatian khusus dari pihak Astra,” katanya.
Informasi tambahan, Ring 1 adalah paguyuban masyarakat yang berkantor di belakang tembok Astra Internasional. Paguyuban ini meliputi lebih dari 30 RT dari 5 RW yang ada. Total masyarakat yang bernaung pada paguyuban ini kurang lebih mencapai 200 ribu warga. (SEP)