Jurnalis Dari Berbagai Media Massa Unras di Depan Istana, Kecam Kekerasan Aparat Terhadap Jurnalis

Kamis, 26 September 2019, 21:37 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Ratusan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik maupun online dari seluruh Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi menggelar aksi solidaritas terhadap kekerasan yang kerap menimpa para awak media saat tugas peliputan. Pasalnya, pada demo yang berujung kericuhan di depan gedung DPR/MPR, kemarin, sejumlah pewarta justru kembali menjadi korban kekerasan aparat kepolisian.

Koordinator Aliansi Wartawan Hitam Jakarta, Rani Sanjaya menegaskan, aksi solidaritas bertujuan untuk mengingatkan bahwa Pers memiliki kebebasan yang diatur dalam undang-undang. Sehingga tidak semestinya aparat bertindak semena-mena terhadap jurnalis. Terlebih, arogansi aparat yang mencuat di media sosial sangat merugikan Kapolri yang telah membentuk slogan Profesional Modern Terpercaya (Promoter).

Baca juga : Tarian Adat Papua Di Depan Istana Serukan Pesan Damai

"Beragam kasus kekerasan terhadap jurnalis yang dilakukan aparat kepolisian belum juga mampu mengubah keadaan. Sudut pandang yang salah dari para oknum membuat wartawan kerap kali menjadi korban pemukulan dan perampasan alat kerja," ujarnya di Taman Pandang, depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2019) malam.
 
Rani mengatakan, para awak media menuntut agar Kapolri bisa memeriksa dan mengadili oknum anggota kepolisian yang dengan gagah berani memukuli dan merampas alat kerja wartawan. Hal ini harus diimplementasikan dengan pemberian sanksi tegas terhadap oknum tersebut. "Tujuannya agar di kemudian hari anggota kepolisian bisa benar-benar bersinergi dengan awak media dalam kondisi apapun," tegasnya.

Tuntutan selanjutnya yakni agar seluruh personel Polri menguasai Undang-undang Jurnalistik, sehingga ke depan tidak ada lagi anggota yang arogan menghalang-halangi kerja wartawan. Kegiatan ini harus dimulai dari jajaran terbawah hingga jajaran Perwira Tinggi.

Baca juga : Demo Ricuh di Bawaslu, Komisi I DPR Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan

"Mengapa demikian, karena beberapa waktu lalu sempat beredar di media sosial, seorang perwira pertama meminta wartawan untuk tidak merekam kekerasan yang dilakukan aparat kepada peserta demo, dan mengaku tidak mengetahui tentang Undang-undang Pers," sesalnya. 

Dalam aksinya, ratusan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Hitam Jakarta itu juga menggelar teatrikal, membakar lilin dan membentangkan sejumlah spanduk berisi berbagai tuntutan terkait kebebasan pers. ''Rencananya kita akan gelar aksi lanjutan dengan kawan-kawan dari Jabodetabek, rencananya kita gelar di Mabes Polri, waktunya masih kita siapkan,'' tukasnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal