LampuHijau.co.id - Kebakaran dikawasan Kebon Kosong, Kemayoran menyebabkan ratusan kepala keluarga menjadi korban. Dimana pada peristiwa kebakaran Selasa, (10/12/2024) lalu, 200 rumah terbakar. Api yang cepat menyebar menyebabkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Polres Metro Jakarta Pusat, melalui unit Polisi Wanita (Polwan), mengadakan kegiatan trauma healing untuk anak-anak terdampak kebakaran di lokasi pengungsian SDN Kebon Kosong 09, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu, (11/12/2024).
Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan dan mengurangi dampak traumatis pada anak-anak yang terdampak bencana. “Kami harap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan dan mengurangi dampak traumatis pada anak-anak di tengah tragedi yang terjadi,” ujar AKBP Wirdhanto saat ditemui di lokasi pengungsian.
Sebanyak 200 anak mengikuti kegiatan ini, dengan pendampingan dari sekitar 30 Polwan. Trauma healing ini menjadi prioritas utama untuk membantu anak-anak menghadapi trauma akibat kebakaran yang melanda tempat tinggal mereka.
Baca juga : Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat Bersama Jajaran Dimutasi, Diduga...
“Polwan yang kami tugaskan pun juga hampir mencapai 30 orang, untuk memastikan anak-anak mendapat perhatian penuh,” tuturnya.
Selain fokus pada trauma healing, Polres Metro Jakarta Pusat juga bekerja sama dengan TNI dan pemerintah daerah untuk melaksanakan berbagai program pemulihan. Kegiatan bakti sosial meliputi pembersihan puing-puing sisa kebakaran dan membantu warga membersihkan rumah mereka.
“Kami juga menugaskan jumlah personel untuk melakukan pembersihan puing-puing, membantu masyarakat membersihkan lokasi kebakaran,” kata Wakapolres.
Sementara hal yang sama juga dilakukan Walikota Jakarta Pusat, Arifin, dirinya bersama Suku Dinas Sosial langsung melakukan pengecekan lokasi dan menyalurkan bantuan. Kasudin Sosial Jakarta Pusat, Abdul Salam mengatakan, pihaknya telah membangun dapur umum yang akan beroperasi selama satu Minggu ke depan. Kemudian kebutuhan dasar korban kebakaran juga sudah disalurkan.
Baca juga : Gita KDI Janji Perhatikan Janda di Jabar Disambut Tepuk Tangan Warga Subang
"Tentu yang bantuan yang disalurkan merupakan kebutuhan pokok dan penting, seperti popok bayi, selimut, mie instan dan obat obatan," ujar Abdul Salam.
Pihaknya juga sudah melakukan asesmen dimana jumlah korban kebakaran mencapai 1.800 jiwa. Tentu yang menjadi fokus Sudin Sosial Jakarta Pusat memastikan agar korban kebakaran bisa terus melanjutkan hidupnya. Di sisi lain Palang Merah Indonesia Kota Jakarta Pusat membuka Posko Kesehatan dan Mobil Ambulance. Puluhan Relawan disiagakan untuk melayani warga yang hendak melakukan pemeriksaan kesehatan.
Ketua PMI Jakpus H. Asep Djuanda Sunarya mengatakan, puluhan relawan PMI Jakpus yang dikerahkan sejak kemarin sudah membuka posko pelayanan kesehatan termasuk menyiagakan mobil ambulance di lokasi.
"Selain, posko pelayanan kesehatan dan mobil ambulan di lokasi kebakaran. PMI Jakpus menyalurkan bantuan sebagai berupa famili kit 100 box dan makanan siap saji sebanyak 300 box dan terpal ulin 10 pcs, Hygiene kit 300, school kit 50, selimut 50, sarung 600, pampers, kemeja pria 100, pakaian wanita 200, daster 200, pakaian dalam 200, dan shalter," ungkap Asep, Rabu (11/12/2024).
Baca juga : Social People Bersama Anak Punk Salurkan Bantuan Minyak Goreng di Desa Pasirbungur
Lanjut, Asep menambahkan, untuk esok hari di lokasi kebakaran menyediakan posko pelayanan ambulance serta makan siang sebanyak 1.800 box. "Termasuk juga penyediaan air bersih untuk warga korban kebakaran," tambah H. Asep.(wong)