Kontraktor Ini Beberkan Cara agar Kepala Daerah Nggak Korupsi

Mantan Ketua Kehormatan Gapensi DKI Jakarta, Daniel Hutapea, memiliki konsep pencegahan korupsi yang dilakukan para kepala daerah.
Kamis, 26 September 2019, 17:46 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Kontraktor atau pengusaha konstruksi satu ini akan membeberkan cara agar kepala daerah tidak korupsi. Syaratnya, pemerintah harus mengundangnya. Demikian diungkapkan kontraktor, Daniel Hutapea.

Kepada Lampu Hijau Thejak, di Jakarta, Kamis (26/9/2019), mantan kandidat ketua umum  Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) ini berkata, ia akan memberikan cara pencegahan korupsi itu.

"Kalau saya diundang pemerintah, saya siap membeberkan bagaimana cara mencegah agar para gubernur, wali kota, bupati (kepala daerah) tidak korupsi. Syaratnya, pemerintah harus mengundang saya," tandasnya.

Baca juga : Komplotan Penipu Berkedok Lowongan Kerja di Tangerang Dibekuk Polisi

Pria yang pernah menjabat sebagai ketua kehormatan Gapensi DKI Jakarta ini mengatakan, konsep pencegahan korupsi ini sudah ia buat dan siapkan. "Kalau pemerintah undang saya, saya siap paparkan. Tapi, kalau pemerintah tidak mau mengundang saya, maka korupsi memang tidak boleh dibasmi karena korupsi itu nikmat," paparnya.

Ia yakin, jika pemerintah menggunakan konsep pencegahan korupsi yang ia punya, maka para pejabat tidak akan kaya-kaya. "Pejabat-pejabat tidak akan bisa atur proyek-proyek," tukasnya.

Daniel pun mengklaim, konsep pencegahan korupsi yang ia miliki ini manjur dan efektif. "Saya ada konsepnya supaya pejabat-pejabat tidak bisa atur proyek. Karena, saya dulu banyak bergaul dengan koruptor," ucapnya.

Baca juga : Moeldoko: Presiden Jokowi Ingin Berikan Amnesti Kepada Baiq Nuril

Jadi, ungkapnya, ia sangat tahu dan paham modus-modus koruptor itu. "Saya tahulah bagaimana cara mereka korupsi," urai Ketua Umum Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI) ini.

Misalnya saja, ia mencontohkan, para pejabat biasa setor ke DPRD sekitar 7 persen. "Setiap proyek, kan para pejabat harus setor ke DPRD agar dewan menyetujui anggaran dari proyek tersebut. Dan, anggaran atau uang itu kan dari kontraktor. Meski ada tender, perpres dll., tetap saja masih ada celah. Karena, ada titik koma yang bisa dicari-cari kesalahannya," ia menguraikan.

Semua itu dapat dicegah, terangnya. Nah, makanya, supaya tidak ada kerugian negara, pemerintah silakan mengundang. "Saya ada konsep pencegahannya yang jitu. Ini berlaku untuk semuanya di Indonesia, termasuk di DKI jugalah. Makanya, pemerintah silakan undang saya, akan saya paparkan konsepnya," tegas Daniel. (AGS)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal