Keren, Partisipasi Pemilih di Lapas dan Rutan Salemba 100 Persen, Yang Sakit Dijemput Biar Hak Pilihnya Gak Amsyong

Rabu, 27 Nopember 2024, 17:12 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Ribuan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) Salemba dipastikan menggunakan hak pilihnya dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur DKI Jakarta Periode 2024-2029. Tidak main main, warga binaan yang sakit juga dibantu agar dapat menggunakan hak pilihnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya memberikan apresiasinya atas pelaksanaan Pemilu di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1 Jakarta Pusat yang berlangsung rapi dan lancar. “Saya sangat mengapresiasi. Sistem yang terbangun di sini sangat rapi, dan seluruh penghuni difasilitasi untuk memilih. Bahkan, warga binaan yang sakit tetap dijemput dan diberikan hak pilihnya di kamar tahanan,” ujar Bima Arya kepada wartawan.

Bima Arya juga menyebut, hingga pukul 13.00 WIB, tingkat partisipasi warga binaan di TPS khusus itu mencapai 100 persen. “Secara kuantitas sangat baik, secara kualitas juga sangat terjaga. Tidak ada kendala berarti,” tambahnya.

Baca juga : Ribuan Narapidana di Lapas dan Rutan Salemba Gunakan Hak Pilihnya

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya menegaskan pentingnya memberikan hak pilih kepada setiap warga binaan tanpa terkecuali. “Hak pilih adalah hak mendasar, termasuk bagi warga binaan, meskipun mereka dalam kondisi sakit. Seluruh jajaran telah bekerja sangat baik memastikan hal ini,” katanya.

Sementara itu di Lapas Salemba Tempat Pemungutan Suara (TPS) didirikan di lapangan tengah Lapas Salemba. Bedasarkan pantauan di lokasi, terdapat tiga TPS khusus yang didirikan di lokasi, yaitu TPS 905,906,907.

Mayoritas warga binaan yang melakukan pencoblosan menggunakan pakaian serentak berwarna biru dongker. Adapun baju kaos yang digunakan warga binaan pada bagian belakang tertulis 'Kami Yakin Bisa Berubah'. Selain warga binaan, petugas lapas juga menggunakan hak suaranya di TPS khusus ini. Adapun pada pencoblosan pilkada serentak ini, diikuti oleh ribuan warga binaan lapas Salemba.

Baca juga : Prestasi Gemilang di Bandung, Hidayat Optimis Pencak Silat DKI Mampu Berbicara di Pra PON

"Baik jadi TPS khusus di Lapas Salemba itu berjumlah 3 TPS, kemudian total seluruh pemilih DPT dan DPTb aktif itu 1.258 orang sedangkan total penghuni hari ini 1715, dipastikan selebihnya itu tidak bisa mencoblos karena ktp luar DKI," ujar kepala Lapas Salemba kelas II A Salemba, Beni Hidayat, kepada wartawan, Rabu (27/11/2024).

Dia mengaku tak ada kendala selama menyediakan sarana untuk warga melakukan pencoblosan. Kata dia yang berbeda pada pencoblosan pilkada hanya dari kotak suaranya yang lebih sedikit.

"Sampai saat ini tidak ada kendala, dari mulai persiapan kemarin logistik tidak ada kendala," tuturnya.

Baca juga : Vonis Kasus Korupsi Jalur KA Besitang-Langsa, Hakim Anulir Kerugian Negara Total Loss Rp 1,1 T

Sekedar informasi, hari ini, warga Jakarta kembali mencatatkan sejarah dengan menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Rabu 27 November 2024. Tiga pasangan calon dengan visi-misi berbeda akan bertarung untuk merebut hati masyarakat Jakarta. Lalu, siapa yang akan memenangkan hati warga Jakarta?(wong)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal