Sulit Raup 51 Persen Suara, Pilkada Jakarta Bakal 2 Putaran

Rabu, 20 Nopember 2024, 14:19 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Kompetisi pemilihan kepala daerah (Pilkada) tinggal 7 hari lagi, tepatnya pada 27 November 2024. Untuk di Jakarta, Pilkada diprediksi bakal terjadi sampai dua putaran. Sebab kecil kemungkinan pasangan calon (paslon) mampu meraih kemenangan satu putaran atau mendapatkan 50 persen plus 1 atau 51 persen suara.

Hal tersebut dilontarkan Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto. SGY, sapaan Sugiyanto menyebut, saat ini persaingan Pilkada Jakarta semakin ketat. Paslon nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno, semakin populer setelah mendapat dukungan dari mantan Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Baca juga : Pram-Rano Temui Anies, Sinyal Beri Dukungan di Pilkada Jakarta Semakin Nyata

Sementara paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO), juga terus bergerak agresif dengan dukungan dari 13 partai Koalisi KIM PLUS, termasuk mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Koalisi ini dimotori oleh Partai Gerindra, di mana Ketua Umumnya, Prabowo Subianto, saat ini menjabat sebagai Presiden. Pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana, yang maju melalui jalur independen, terlihat sulit untuk bersaing dengan dua pasangan calon dari partai politik besar.

SGY bilang, hasil Pilkada Jakarta tak lepas dari bayang-bayang Pilpres Februari 2024. Berdasarkan Berita Acara dan Sertifikat Hasil Penghitungan Suara KPU Provinsi DKI Jakarta, mencatat hasil suara di Jakarta. Hasil Pilpres tersebut menunjukkan bahwa pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (nomor urut 1) memperoleh 41% atau 2.653.762 suara. Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (nomor urut 2) unggul tipis dengan 41,67% atau 2.692.011 suara. Sementara itu, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (nomor urut 3) meraih 17,26% atau 1.115.138 suara.

Baca juga : Belasan Proyek Perbaikan Saluran di Jakarta Pusat Rampung Akhir November

Merujuk pada hasil tersebut, pasangan Pramono Anung-Rano Karno memiliki peluang untuk memenangkan Pilkada Jakarta dalam satu putaran, terutama dengan potensi dukungan dari pendukung Anies Baswedan. “Namun situasi politik tidaklah sesederhana itu. Pasangan RIDO mendapat dukungan penuh dari Koalisi KIM PLUS, yang terdiri dari partai-partai besar seperti PKS, PKB, dan Nasdem, yang sebelumnya merupakan pendukung Anies Baswedan pada Pilpres,” kata SGY, Rabu (20/11/2024).

Konstelasi tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa dukungan politik dalam Pilkada dapat bergeser dengan cepat, sehingga hasil Pilpres tidak selalu menjadi patokan mutlak. Pertarungan antar-koalisi, kepentingan partai, dan daya tarik masing-masing pasangan calon akan menjadi faktor penentu dalam hasil akhir Pilkada. Jika merujuk hasil survei elektabilitas paslon, SGY memprediksi Pilkada Jakarta berpotensi dua putaran.

Baca juga : Ekosistem Diperkuat, IPM Jakarta Terus Meningkat

“Dari hasil survei, mayoritas menunjukkan bahwa tidak ada pasangan calon yang mampu menembus angka 51 persen secara konsisten, kecuali hasil Poltracking yang menunjukkan elektabilitas Ridwan Kamil di angka 54,8 persen. Namun, hasil mayoritas survei mengindikasikan bahwa Pilkada Jakarta akan berlangsung dalam dua putaran,” ucapnya.

SYG menyebut, putaran kedua akan menjadi ajang pertarungan hidup atau mati antara pasangan nomor urut 1 dan pasangan nomor urut 3. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang? “Saya tidak ingin berspekulasi tanpa kajian mendalam. Dengan demikian, pemenang Pilkada Jakarta bisa Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) atau Pramono Anung-Rano Karno,” pungkasnya. (DTR)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal