LampuHijau.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara (Jakut) memastikan penyandang berkebutuhan khusus (disabilitas) mendapatkan hak setara. Salah satunya dengan menyediakan ubin pemandu pada sejumlah fasilitas umum seperti trotoar.
Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau menerangkan, trotoar pada sejumlah ruas jalan protokol dan lingkungan sudah ramah disabilitas. Hal itu bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi penyandang berkebutuhan khusus, untuk dapat menikmati fasilitas umum.
Baca juga : 12.934 Siswa SD di Jakut Dapat Makanan Tambahan Selama Satu Tahun
"Tujuannya yang pasti menyetarakan hak semua orang. Untuk itu kita membangun trotoar yang ramah disabilitas," kata Syamsuddin saat melepas regu barisan aksi kampanye menyusuri ubin pemandu, di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (2/4/2019).
Dia juga mengimbau, warga tidak mengokupasi trotoar untuk kepentingan pribadi seperti berjualan dan parkir kendaraan. Trotoar hanya diperuntukkan pejalan kaki, baik ke tempat tujuan maupun yang hendak menaiki transportasi umum.
Baca juga : Hindari KKN, DKI Lelang Jabatan Eselon II
Aksi penyusuran ubin pemandu trotoar dimulai dari Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Kantor Wali Kota Jakarta Utara menuju Pasar Ular hingga Terminal Tanjung Priok.
"Begitu pun pada sejumlah kantor pemerintahan seperti wali kota, kecamatan, dan kelurahan yang sedang direncanakan untuk memberikan fasilitas lebih bagi penyandang berkebutuhan khusus ini," ungkapnya.
Baca juga : Penumpang MRT Pilih Parkir di Kolong Tol, Area Park N Ride Milik Jakpro Sepi
Sementara dikatakan April, Koordinator Gerakan Aksesibilitas Umum Nasional (GAUN) Jakarta Utara, ubin pemandu sangat bermanfaat terutama bagi tuna netra untuk mengakses perjalanannya. Diharapkan trotar di Jakarta Utara semakin berstandar dengan keberadaan ubin pemandu yang terbebas dari halangan seperti tiang listrik, pot bunga, pedagang kaki lima (PKL), dan parkir kendaraan.
"Diharapkan seluruh fasilitas umum di Jakarta Utara dapat difasiltasi akses disabilitas. Tidak hanya trotoar, tapi juga akses menuju kantor pemerintahan, taman, dan akses transportasi umum," tutupnya. (Sep)