Miliki Website Terbaik, Kemendes PDT Raih Penghargaan IDIA 2019

Jumat, 20 September 2019, 22:41 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo berhasil meraih penghargaan Indonesia Digital Initiative 2019 terkait kategori website terbaik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara di Lagoon Garden, Hotel Sultan Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Website yang dimiliki Kemendes PDT dinilai tim juri telah memenuhi 4 unsur penilaian yang meliputi kualitas tampilan dan branding, substansi konten, aktifitas, serta user experiance. Keempat variabel tersebut menjadi dasar penilaian semua website, aplikasi dan media sosial yang dimiliki 33 Kementerian dan 3 lembaga legislatif di Indonesia.

Adapun para dewan juri dari pakar IT, praktisi media hingga pemerhati kinerja lembaga legislatif yang memberikan nilai Indonesia Digital Initiative award 2019.

Baca juga : Peroleh Suara Terbanyak, Partai Gerindra Layak Beri Penghargaan ke Purwanto 

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Eko Putro Sandjojo menuturkan, pihaknya telah bekerja keras sehingga bisa memperoleh penghargaan tersebut.

"Karena ini penting sekali. Keberhasilan program desa yang jumlahnya sangat banyak itu sangat tergantung dari partisipasi masyarakat dan sosialisasi kita kepada masyarakat. Sekarang di era digital ini yang paling cepat melalui website, melalui media sosial kita dan media konvensional lainnya," ungkapnya kepada sejumlah awak media.

Eko berharap, partisipasi masyarakat lebih banyak lagi, sehingga efektivitas dari program kementerian desa bisa lebih efektif. Sementara, untuk menjangkau masyarakat di pelosok pedesaan, Kemendes PDT juga mengunggulkan program palapa ring.

Baca juga : Pemotor Serobot Jalur Sepeda Bisa Kena Denda 500 Ribu

"Pemerintah melalui kemenkominfo melalui program palapa ring, sekarang di Indonesia bagian barat, bagian tengah dan semua desa sudah bisa terjangkau akses internet sehingga program digital bisa jalan. Di pelosok bagian timur targetnya akhir tahun ini selesai. Program siskeudes bisa jalan hampir 95 % di desa-desa di Indonesia karena aksesnya sudah ada," paparnya.

Sementara, Agus Sudibyo, salah satu dewan juri yang melakukan penilaian mengatakan Kemendes PDT mampu menyajikan konten yang up to date sehingga masyarakat mau membuka website tersebut. Hal ini juga termasuk dalam penilaian kedua yakni packaging, dimana kemendes PDT bisa menyajikan tampilan website yang eye catching.

"Yang terpenting adalah interaksi masyarakat di dalam website tersebut. Artinya ada hasil konkrit dari pembentukan website," tutup Agus. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal