Miliki Segudang Prestasi, Kombes Arie Ardian Layak Jadi Kapolres Bandara Soetta

Kapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol. Arie Ardian Rishadi, S.I.K. 
Rabu, 18 September 2019, 17:09 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Kombes Pol. Arie Ardian Rishadi, S. I. K. sangat layak jadi kapolres metro Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Karena, ia memiliki segudang prestasi.

Demikian penilaian yang diungkapkan Direktur Eksekutif Indonesia Ranmor Watch (IRW) H. Mulfi As Nasru. Ditempatkannya Arie Ardian di Bandara Soetta, kata dia, sekaligus untuk membasmi "tikus-tikus" alias bandit pencurian bagasi dan penyelundup di Bandara Soekarno-Hatta. Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian sudah sangat tepat menunjuk jagoan reserse itu.

"Sudah pasti itu, Kapolri Tito menempatkan Kombes Arie Ardian jadi kapolres Bandara Soekarno Hatta (Soetta) adalah salah satunya untuk membasmi kejahatan tikus-tikus bandara dan para penyelundup," tukas H. Mulfi As Nasru pada Lampu Hijau Thejak, Rabu (18/9/2019), di Jakarta.

Kombes Arie Ardian, tegas Haji Mulfi, diyakini dapat membasmi dan memberantas para pelaku kejahatan di Bandara Soetta. "Terutama bisa mengatasi para penyelundup karena di sini (bandara) sudah masuk dalam negeri dan sudah internasional kejahatannya," katanya.

Baca juga : Diselundupkan dari Filipina, Ratusan Lovebirds Diamankan di Bandara Soetta

Untuk diketahui, gerbong mutasi perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati) Polri kembali bergerak. Sebanyak 331 Pamen dan Pati mendapatkan penugasan baru dari Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Promosi dan mutasi Polri ini tertuang dalam empat Surat Telegram (ST) Kapolri tertanggal 2 September 2019 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri. Telegram tersebut yakni ST 2315/XI/KEP/2019, ST 2316/XI/KEP/2019, ST 2317/XI/KEP/2019, dan ST 2318/XI/KEP/2019.

Selain para kapolda, puluhan kapolres pun diganti dalam mutasi ini. Mereka antara lain Kapolres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kombes Pol Victor Togi Tambunan. Victor selanjutnya diberi tugas sebagai Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Sebagai pengganti Victor, Wakaporestro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi dipromosikan sebagai Kapolres Bandara Soetta dan naik pangkat menjadi kombes.

Menurut Haji Mulfi, Kombes Arie Ardian adalah dikenal sebagai jagoan reserse. "Beliau jagonya reserse dan memang sangat layak dan pantas menjadi kapolres metro Bandara Soekarno-Hatta. Karena, memang banyak prestasinya," tandasnya.

Dijelaskan Haji Mulfi, Kombes Arie Ardian memiliki segudang prestasi. "Tidak heran, beliau patut dapat duduk di posisi strategis. Pengalaman Pak Arie Ardian di reserse tidak diragukan lagi, khususnya dalam membasmi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), apalagi di narkoba. Memang sudah melalang buana beliau," ungkapnya.

Baca juga : Kota Cirebon Pertahankan Predikat Kota Layak Anak Kategori Madya

IRW pun, kata dia, sangat mengapresiasi Kombes Ari Ardian di posisi barunya saat ini. Haji Mulfi menyebut, Arie Ardian yang perwira menengah Polri kelahiran Februari 1975 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (1996) itu pernah menjadi kapolres Donggala (Sulawesi Tengah).

"Prestasi beliau di antaranya waktu jadi kasubditrammor Polda Metro telah mengungkap banyak kasus dan bekerja sama dengan tim investigasi IRW, khususnya pencurian ranmor. Salah satunya, waktu jabatannya kanit 1 ranmor berpangkat kompol, beliau atas informasi IRW berhasil mengungkap kasus kejahatan kendaraan mobil tabrakan yang sudah ringsek dan tidak bisa jalan oleh pelaku hanya diambil rangka dan mesinnya kemudian dipadukan dengan mobil curian. Berhasil diungkap," kenang Haji Mulfi menjelaskan prestasi Arie.

Dan, lanjutnya, bersama mobil curian lainnya ada 13 unit berhasil diungkap. "Beliau juga banyak mengungkap kasus kejahatan kendaraan kanibal yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan. Banyak juga prestasi beliau waktu jadi kapolres Donggala, jadi kasatreskrim Tangerang Kota dan terakhir beliau menjabat wakapolres Jakpus, di situ berhasip mengungkap kasus pembunuhan di hotel daerah Kemayoran," paparnya.

Ditambahkan Haji Mulfi, sosok perwira menengah polisi Arie Ardian ini juga berhasil menangani dan menjembatani dua ormas kedaerahan yang berseteru. "Yakni perseteruan antara organisasi massa di wilayah tangerang tempatnya bertugas. Saat itu beliau jadi kasat reskrimum Polres Tangerang Kota dan berhasil melerai pertikaian Forkabi dan FBR dengan memanggil pimpinan dua ormas itu serta beberapa tokoh masyarakat termasuk saya di situ," terangnya.

Baca juga : HMI Ditangkap Gegara Bawa Sabu di Bandara Soetta

Ucap Haji Mulfi, Kombes Arie Ardian ini juga berhasil mengurangi angka kejahatan curanmor. "Karena, beliau sudah cukup lihai dalam menangani curanmor pada saat jadi kanit sampai kasubdit dan mau mendengar laporan informasi dari warga tempat beliau bertugas itu," tegasnya yang juga banyak memberi info kejahatan khususnya curanmor.

Dengan promosi seperti ini, terang H. Mulfi, dirasa sudah sangat tepat kiranya. "Karena, Pak Arie sudah bisa diandalkan terutama bidang reserse, kriminal, curanmor, narkoba pembunuhan dan bahkan bisa berbaur dan paham betul tugas yang diberikan oleh pimpinannya dan menjalankan dengan baik," ujar dia.

Bahkan, sambung H. Mulfi, sampai aksi demo bisa berjalan lancar. "Kalau dia yang hadapi tentu lancar. Karena, beliau punya cara khusus untuk menangani para pendemo agar tidak anarkis. Dan hebatnya, beliau selalu siap siaga di setiap ada demo di wilayah Jakarta Pusat saat beliau menjabat wakapolres Jakarta Pusat," cetusnya.

Akhirnya, IRW dan teman-teman di organisasi kemasyarakatan lainnya berharap Kombes Pol. Arie Ardian lebih dapat berhasil menjalankan tugas di posisi barunya dalam menangani kejahatan. "Dan semoga, ke depannya, Pak Arie Ardian bisa jadi bintang di Polri," Haji Mulfi mendoakan. (AGS)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal