LampuHijau.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat (Jakpus) kembali menggelar bursa kerja tahap III di ITC Cempaka Mas, Kemayoran. Sedikitnya 1.892 disediakan untuk menekan angka pengangguran. Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Chaidir mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin program dari Sudin Nakertrans E. Adapun tujuan kegiatan job fair ini utuk mengatasi masalah pengangguran.
Selain bursa kerja juga dilaksanakan program pembinaan dan penempatan tenaga kerja. Kegiatan bursa kerja ini merupakan salah satu kegiatan yang strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi. Dengan memberikan ruang fasilitas bertemunya antara pencari kerja dengan tenaga kerja, kata Chaidir.
Baca juga : Perjalanan 79 Tahun KAI, Keselamatan dan Keberlanjutan untuk Indonesia
Tentu ada kompetensi yang didalami sehingga memiliki pekerjaan yang lebih jelas dan terukur. Chaidir menyebutkan, bursa kerja tahap ketiga tahun 2024 yang dilaksanakan selama dua hari mulai Rabu (23/10) hingga Kamis (24/10) ini ada 40 perusahaan yang berpartisipasi. Setiap harinya kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.
"40 perusahaan yang berpartisipasi dalam 'job fair' kali ini. Peserta dari program penempatan tenaga kerja melalui kegiatan pameran bursa kerja tahap ketiga, terdiri 38 perusahaan dan dua instansi, yaitu BP2MI beserta Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat," ujar Chaidir.
Baca juga : Pemkot Jakpus Gencarkan Peningkatan Bisnis Ramah Lingkungan
Selain itu, Chaidir menyebut lowongan di bursa kerja ini dapat diikuti secara umum sebagaimana survei Badan Pusat Statistik (BPS), yakni tidak melihat NIK, tetapi dilihat berdasarkan kemampuan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Pusat Noviar Dinariyanti menyebutkan, sebanyak 40 perusahaan itu bergerak di berbagai bidang seperti asuransi, otomotif, ritel, jasa dan perusahaan penyalur jasa lainnya. Pencari kerja yang memenuhi kualifikasi dan mendaftar akan melalui tahapan sesuai proses penerimaan pegawai dari masing-masing perusahaan.
Baca juga : Aktivis Pro Jakarta, Rio: Gubernur Harus Dipilih Langsung Warga Jakarta
Novi berharap, kegiatan ini bisa mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. "Sasaran dari program penempatan tenaga kerja melalui kegiatan pameran bursa kerja adalah pencari kerja atau pengangguran yang hadir sebanyak 1.500 per hari. Sehingga total dua hari ini semoga bisa mencapai 3.000 pencari kerja," ujar Novi.(wong)