4 Orang Terjerat OTT di Kalsel Tiba di Gedung KPK, Sita Rp 10 M

Empat orang yang terjerat OTT terkait kasus korupsi di Pemprov Kalsel tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (3/10/2024). (Foto: yud)
Senin, 7 Oktober 2024, 20:14 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Empat dari enam orang yang dibekuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan (Kalsel) tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin, 7 Oktober 2024 malam.

Mereka langsung mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye dan tangan terborgol, tiba di markas lembaga antikorupsi sekitar pukul 19.50 WIB. Mereka digiring tim penyidik dan petugas kepolisian.

Selain mengenakan rompi tahanan KPK dan tangan terborgol, mereka mengenakan masker serta membawa koper atau tas. Keempatnya tak berkomentar apa pun saat dikonfirmasi awak media.

Baca juga : Kena OTT KPK, Pj. Bupati Sorong Tiba di Gedung KPK

Dengan menundukkan kepala, mereka terus berjalan masuk ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, dua orang yang tiba terlebih dahulu telah rampung diperiksa. Keduanya pun dibawa petugas ke Rutan Gedung Merah Putih KPK.

Diberitakan, tim satgas KPK membekuk enam orang dalam OTT di Kalimantan Selatan (Kalsel) Minggu (6/10/2024).

Baca juga : Kembangkan OTT Dugaan Korupsi DJKA, KPK Sita Rp5,6 Miliar

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyatakan, enam orang yang ditangkap tersebut terdiri dari empat orang penyelenggara negara dan dua orang lainnya pihak swasta.

"Kita mengamankan sekitar enam orang dari pihak pemberi dan penerima dengan sejumlah uang," kata Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Senin, 7 Oktober 2024.

Keenam orang itu ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemprov Kalsel. Meski demikian, Ghufron belum membeberkan identitas para pihak yang ditangkap.

Baca juga : Sidang Praperadilan Lukas Enembe, KPK Minta Mundur 3 Minggu

Selain menangkap enam orang, KPK juga turut menyita uang tunai lebih Rp 10 miliar lebih dari OTT di Kalsel. Uang itu disita lantaran diduga merupakan barang bukti suap. Ghufron menjelaskan, keenam orang itu ditangkap lantaran diduga terlibat transaksi suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemprov Kalsel. (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal