Warung Wakaf Mobile Diserbu Suporter di GBK

Salah satu suporter Timnas Indonesia berbelanja di Warung Wakaf Mobile, Kamis (5/9/2019). (Foto: ACT)
Minggu, 8 September 2019, 23:18 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Warung Wakaf Mobile, sebagai inovasi terkini Warung Wakaf yang digagas Global Wakaf-Aksi Cepat Tanggap (ACT) kian mendekatkan diri ke masyarakat. Terbaru, hadir di antara kerumunan suporter Timnas Indonesia di gelaran Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019) sore.

Pada laga Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia itu, Warung Wakaf Mobile berada di dekat antrean para penonton yang hendak masuk ke GBK. Dan diperkirakan Aditya Pratama selaku Head of Strategic Partenership Global Wakaf-ACT, setidaknya 7.500 orang yang lalu-lalang melihat Warung Wakaf Mobile di sore kemarin. Harapannya, sekitar 10% menjadi pewakif.

Menurutnya, kehadiran Warung Wakaf Mobile di sana tak sekadar menargetkan bakal banyak para pewakif. Lebih dari itu, tujuan lain dari Global Wakaf menghadirkan Warung Wakaf Mobile ini adalah untuk lebih mendekatkan konsep wakaf kepada masyarakat. Dan tak sedikit suporter menyerbu warung wakaf berjalan itu.

Baca juga : Cita-cita Luhur Warung Wakaf Mobile, Edukasi Kesadaran Berwakaf Masyarakat

Dikatakan Aditya, pihaknya tengah berupaya mendekatkan kepada para millenials dan para sportholic. "Tujuannya, agar mereka tahu bahwa kami hadir untuk menampung potensi-potensi kedermawanan mereka melalui event-event seperti ini," ujarnya seperti dikutip news.act.id, Kamis (5/9).

Ke depan, Warung Wakaf Mobile bakal lebih banyak menyapa masyarakat. Seperti di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia, Warung Wakaf Mobile akan terus hadir di acara itu sebanyak empat sesi.

"Dan kita juga akan relokasi beberapa titik Warung Wakaf Mobile yang sudah ada sekarang ke wilayah-wilayah komersial, agar masyarakat mengetahui lebih dalam lagi tentang wakaf, lebih khususnya juga mengenai Global Wakaf Corporation," kata Aditya.

Baca juga : BKN: PNS Dilarang Pake Mobil Dinas Buat Mudik

Warung Wakaf Mobile pertama kali dikenalkan pada gelaran Hijrah Fest 2019 di Hall A JCC Senayan, Jakarta, Jumat (24/5/2019) lalu. Wakaf produktif berbasis ritel syariah dan bergerak ini, bisa ditempatkan di mana saja di wilayah seperti gedung perkantoran, sekolah, pesantren, event, dan lainnya.

Presiden Global Wakaf N. Imam Akbari yang hadir dalam acara kala kala itu mengatakan, Warung Wakaf Mobile sebagai bentuk terobosan pemanfaatan wakaf uang dalam bentuk aset warung berjalan. Menurutnya, warung bergerak ini juga bisa menjadi sarana edukasi dan sosialisasi soal wakaf. Hal ini agar kesadaran masyarakat untuk berwakaf sedikit berubah.

"Ini adalah wakaf tunai para pewakaf yang oleh Global Wakaf-ACT dibuat menjadi Warung Wakaf Mobile ini. Siapa pun bisa berwakaf dan wakaf tak harus selalu tanah atau bangunan. Karena wakaf sebagai kedermawanan tertinggi dalam Agama Islam itu tak selalu berat, tapi bisa ringan. Contohnya Warung Wakaf, semua bisa berbelanja sambil berwakaf. Selain itu, tampilannya juga simpel dan kekinian," ujarnya.

Baca juga : Kenalin Nih! Warung Wakaf Mobile, Inovasi Baru Global Wakaf-ACT

Sementara, Presiden Direktur Global Wakaf Corporation Syahru Aryansyah menegaskan, di Warung Wakaf Mobile juga menerapkan hal idealis seperti pada Ritel Wakaf dan Warung Wakaf yakni tidak menjual produk rokok, minuman keras, juga alat kontrasepsi. Sementara, perbedaan antara tiga produk Global Wakaf ACT tersebut yakni hanya ukuran tempatnya saja.

Warung Wakaf sendiri dikelola secara profesional oleh company retail yakni PT Hydro Perdana Retailindo, di bawah naungan Global Wakaf-ACT. Perusahaan ini memasok barang-barang yang ada di Ritel Wakaf, Warung Wakaf, dan Warung Wakaf Mobile. Nanti dari hasil keuntungannya, 70 persen untuk pengadaan dan pengembangan kembali (membangun warung-warung wakaf lainnya) dan 30 persen lagi disalurkan kepada mauquf alaih (penerima manfaat) seperti pesantren, masjid, kaum dhuafa. (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal