LampuHijau.co.id - Asisten rumah tangga di Perumahan Bugel Indah, Cimone, Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (28/8/2019), jadi korban pelecehan oleh pengendara motor. Aksi pelaku yang tertangkap kamera CCTV meremas payudara korban itupun langsung viral.
Berdasarkan rekaman video yang diunggah, tampak pria yang mengendarai sepeda motor berjalan ke arah perempuan yang sedang berjalan kaki. Tiba-tiba, pria tersebut langsung menyentuh bagian payudara perempuan tersebut dan langsung kabur.
Baca juga : Pajak Balik Nama Kendaraan di Jakarta Naik 12,5 Persen
Nita, saksi di lokasi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Korban, menurutnya, belakangan diketahui sebagai asisten rumah tangga yang hendak pulang ke rumahnya setelah bekerja di rumah majikannya. "Saat berjalan pulang itu korban diikuti oleh pelaku kemudian dibekap dari belakang hingga menyentuh organ intimnya. Kejadian itu sangat cepat," ujar Nita, Kamis (29/8).
Nita menjelaskan, korban yang merasa dilecehkan akhirnya berteriak. Saat itu, lanjutnya, dirinya yang melihat kejadian tersebut coba untuk membantu mengejar pelaku. "Kebetulan saya tidak jauh dari lokasi pelaku. Saya kejar bersama ibu-ibu lainnya tapi tidak ke kejar. Pelaku naik motor berwarna putih, antara Mio atau Vario itu," katanya.
Baca juga : BAZNAS Selenggarakan Kurban Berdayakan Desa di 20 Provinsi
Nita menambahkan, kejadian di wilayahnya baru pertama kali terjadi. Namun, di perumahannya kerap terjadi tindakan pencurian serta penjambretan. "Kalau kejadian seperti ini baru pertama, tapi kejadian jambret dan pencurian sering di sini. Padahal sekuriti ada, sering memantau wilayah," jelasnya.
Selaku warga, dia berharap begal payudara seperti pada video viral itu segera diringkus polisi. Bukan hanya diringkus, pelaku pelecehan seksual itu bisa dijatuhi hukuman setimpal agar jera.
Baca juga : BAZNAS Bantu Korban Banjir Konawe dan Konawe Utara
Kapolsek Karawaci Kompol Yulies Pratiwi yang dikonfirmasi mengatakan, kasus itu sudah dilaporkan korban ke Polres Metro Tangerang Kota. "Kasusnya ditangani Polres," ungkapnya. (WAH)