LampuHijau.co.id - Kejuaran menembak pengayoman cup 2024 dinilai sebagai momentum untuk mengenang perjuangan jasa-jasa pahlawan kemerdekaan. Hal tersebut disampaikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly.
“Kita harus dapat mengingat semangat pengayoman dalam memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Pasalnya, Kementerian Hukum dan HAM merupakan salah satu kementerian pertama yang dibentuk di Indonesia,” kata Yasonna H Laoly dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (28/7/2024).
Baca juga : Bangunan Mewah di Kawasan Menteng Dipastikan Langgar Aturan
Yasonna menilai ketrampilan dalam menembak sangat dibutuhkan oleh sejumlah petugas Kemenkumham yang bekerja di lembaga pemasyarakatan. Pasalnya, kejuaraan menembak tersebut memiliki makna yang mendalam bagi Kemenkumham.
“Kami berharap kejuaran ini dapat jadi perekat kerja sama antar instansi di kementerian/lembaga. Lewat event ini selain berkenalan, kita juga dapat mengasah keterampilan menembak kita karena menembak itu melatih disiplin, konsentrasi, ketenangan, keberanian dan juga kehati-hatian,” ujar Yasonna.
Baca juga : Personel Polresta Cirebon Raih Medali Emas Kejuaraan Karate Kapolda Cup
Sementara, Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa DJKI Kemenkumham, Anom Wibawa, menuturkan lomba menembak diikuti 158 orang yang dibagi 3 kategori. Tiga kategori itu yakni eksekutif, eksternal dan reguler di lingkungan Kemenkumham.
“Kategori eksekutif internal ada 19 atlet, eksekutif dan eksternal 28 dan sisanya adalah regular. Kegiatan seperti ini diperlukan bagi para pegawai Kemenkumham dalam menjalankan tugasnya baik di pemasyarakatan maupun di Imigrasi,” kata Anom. (wong).