LampuHijau.co.id - Suku Dinas Pemuda dan Olah Raga Jakarta Utara merampungkan proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kota tahun 2019. Hasilnya, 54 peserta yang terdiri dari 27 pria dan 27 wanita dinyatakan lolos pada seleksi tersebut.
Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olah Raga Jakarta Utara Heru Haryanto mengatakan, seleksi tingkat kota berlangsung selama dua hari, pada Sabtu (30/3/2019) dan Minggu (31/3/2019). Kegiatan ini diikuti sebanyak 300 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos pada seleksi tingkat kecamatan, Minggu (24/3).
Baca juga : Pemkot Jakut Upayakan Kolong Tol Jadi Ruang Ketiga Publik
"Peserta ini sebelumnya sudah mengikuti seleksi tahap pertama, tingkat kecamatan. Dan kemarin mereka mengikuti seleksi tahap kedua, tingkat kota yang digelar selama dua hari," kata Heru, Senin (1/4).
Dia menjelaskan, seluruh peserta yang lolos akan diberikan pembinaan dan pelatihan untuk menghadapi seleksi calon Paskibraka tingkat provinsi pada 24-26 April 2019 mendatang. Termasuk 10 peserta berstatus cadangan yang dipersiapkan untuk menggantikan peserta inti jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Baca juga : Pasar Bersih dan Sehat Jadi Target Perumda Pasar Jaya di Hari Jadi Ke-52
Pelatihan dan pembinaan antara lain meliputi materi Bahasa Inggris dan kesenian. Bekerja sama dengan sejumlah organisasi kepemudaan seperti Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI). Sehingga ke depannya dapat bersaing dengan para peserta dari wilayah lain.
"Tentu harapan kami perwakilan calon Paskibraka Jakarta Utara yang masuk ke tingkat provinsi lebih banyak lagi dibandingkan tahun sebelumnya," jelasnya.
Baca juga : Dilarang Merokok Sambil Berkendara, Pilih Denda 750 Ribu Atau Penjara 3 Bulan
Sementara Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Jakarta Utara Satrya Nico Firdaus menerangkan, 54 peserta ini telah mengikuti serangkaian seleksi tingkat kota, mulai dari tes kebugaran jasmani (kesamaptaan), seperti lari selama 12 menit, push up selama satu menit, sit up selama satu menit, dan tes Peraturan Baris Berbaris (PBB). Serta wawancara dengan panelis, tes bakat dan seni, dan terakhir pemaparan hasil seleksi masing-masing peserta (pantukhir).
"Selamat kepada para peserta yang telah lolos seleksi. Jadikan ini sebagai momentum kebangkitan pemuda sebagai generasi penerus bangsa. Bagi yang belum lolos jangan berkecil hati. Masih ada kesempatan seleksi tahun depan dan tetap memberikan bimbingan Paskibraka di sekolahnya masing-masing," tutupnya. (Sep)