Pemkot Jaksel Kebut Pembangunan Saluran Air, SDA: Mohon Maaf Bila Macet

Jumat, 28 Juni 2024, 09:02 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengebut penataan sistem drainase guna mengatasi genangan dan banjir di wilayahnya. Untuk tahun 2024, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan akan membangun 17 saluran air.

Kasudin SDA Jakarta Selatan Santo mengatakan, saat ini sudah ada 9 pembangunan saluran air yang berjalan, dan 2 di antaranya telah selesai.

"Saat ini yang sudah berjalan ada sembilan pembangunan saluran air. Dalam waktu dekat ada delapan pembangunan lagi. Jadi total 17 pembangunan saluran air," kata Santo pada Jumat (27/6/2024).

Baca juga : Pemkot Jakpus Bersama Kejaksaan dan Imigrasi Jabarkan Modus TPPO

Santo menjelaskan, sembilan pembangunan saluran air mulai dikerjakan sejak April 2024 dan ditargetkan selesai pada bulan November mendatang. Adapun dua pembangunan saluran yang sudah rampung yakni di Jalan Menteng Wadas dan RM 06 Menteng Atas.

"Dan ada juga pembangunan di Menteng atas RW 01 sudah mencapai 94 persen," tuturnya.

Santo mengakui bahwa pembangunan saluran air di sejumlah lokasi berdampak pada kemacetan lalu lintas. Salah satunya, diungkapkan Santo, proyek pembangunan saluran dengan metoda pengeboran atau jacking di Jalan Prof Dr Satrio, Tebet, Jakarta Selatan.

Baca juga : ASTRA Tol Cipali Imbau Pengguna Jalan Istirahat Bila Lelah

Kendati demikian, Santo mengaku sebelum pembangunan di jalan tersebut berjalan, pihaknya sudah melalukan sosialisasi adanya pengerjaan proyek kepada warga dan pengguna jalan.

"Tentu kami sudah lalukan sosialisasi bahwa akan ada pembangunan saluran air di jalan tersebut," ujarnya.

Santo mengaku pembangunan saluran air dilakukan untuk menanggulangi genangan dan banjir di lokasi tersebut. Ia menyebut, guna mempercepat pengerjaan proyek normalisasi saluran sepanjang 47 meter itu, pihaknya melakukan penutupan satu lajur jalan.

Baca juga : Antisipasi Perubahan Iklim, Pemkot Jaksel Ikut Gerakan Tanam Pohon Bersama Presiden Jokowi

"Jadi, karena saat ini masuk tahap jacking atau pengeboran untuk mempercepat pemasangan beton saluran box culvert," beber Santo.

Santo pun meminta maaf dengan adanya penyempitan badan jalan tersebut. "Mohon maaf bila terjadi kemacetan di sekitar proyek," ujarnya. (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal