Hakim Agung Prof. Yulius di Lokasi Banjir Sumbar: Ajak Anak-anak Pengungsi Baca Al-Quran

Selasa, 21 Mei 2024, 16:54 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung (TUN MA) hakim agung Prof. Yulius menyambangi lokasi pengungsi banjir bandang atau 'galodo' di Sumatera Barat.

Lewat Mahkamah Agung Peduli, hakim agung Prof. Yulius menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan mendatangi langsung sejumlah titik lokasi terdampak bencana.

Salah satu lokasi yang didatangi Prof. Yulius dan rombongan adalah Nagari Parambahan, Kecamatan Limo Kaum. Di tanah kelahirannya itu, Yulius beserta rombongan tiba di lokasi pengungsi dan langsung menyapa warga serta anak-anak yang sedang belajar mengaji di tenda pengungsian.

Terlihat anak-anak antusias menyambut dan berinteraksi dengan Yulius. Suasana begitu cair saat Yulius menghibur dan memberi motivasi kepada mereka.

Baca juga : Pj Bupati Subang Meninjau Lokasi Banjir dan Jalur Curugagung Menuju Parung

"Ada yang hafal Juz Amma?" tanya Yulius kepada anak-anak di lokasi, Selasa (21/5/2024).

Beberapa anak kemudian mengangkat tangan dan maju ke depan. Yulius pun meminta salah satu dari mereka membacakan surat ad-Dhuha dan surat at-Tin, yang lantas diikuti anak-anak lainnya.

Yulius terharu melihat anak-anak begitu bersemangat dan asyik membaca Al-Qur’an. "Dalam situasi seperti ini mereka masih semangat belajar, mengingat-ingat hafalannya,” ujarnya.

Dia turut berpesan, agar semangat belajar Al-Qur’an terus dijaga dalam kondisi apa pun karena Al-Qur’an adalah pedoman hidup, obat hati sekaligus penolong di akhirat kelak.

Baca juga : Senada Hakim Agung Yulius, Ketua Pansus BLBI Minta Pengadilan Pahami Tugas Satgas

Selain membagikan bantuan, dalam kesempatan itu, pria kelahiran Bukittinggi ini juga memberi tantangan semangat bagi anak-anak yang bisa hafal Surat ad-Dukhan atau as-Sajdah.

“Yang hafal surat al-Mulk (ad-Dhukhan) atau as-Sajdah sebulan ke depan dapat hadiah Umroh bersama orang tuanya. Mau?” kata Yulius diikuti suara riuh tanda kesanggupan mereka untuk menghafal.

Yulius menjelaskan, apa yang dilakukannya semata untuk menjaga semangat belajar serta mengajak para orang tua agar tak henti mendorong anaknya belajar Al-Qur’an. Saat membagikan perangkat alat solat ada momen mengharukan.

Hakim Yulius terlihat memakaikan kopiah dan sarung kepada anak pengungsi. Bahkan Yulius memeluknya dengan erat. Pelukan anak anak ke Hakim Agung Prof Yulius menambah haru suasana malam itu di pengungsian.

Baca juga : Nyalon di Dapil 6 Subang, Ryan Ajak Anak Muda tidak Baperan tapi Berperan

Diketahui, banjir lahar dingin menerjang sejumlah lokasi di Sumbar pada Sabtu (11/5) lalu. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu (18/5) jumlah korban jiwa akibat banjir lahar dingin Sumatera Barat mencapai 68 orang.

BNPB merinci, 29 korban berasal dari Kabupaten Tanah Datar, 22 dari Kabupaten Agam, 2 dari Kota Padang Panjang, 2 dari Kota Padang, 1 dari Padang Pariaman, dan 5 lainnya masih belum teridentifikasi.

Saat ini, masih ada 14 orang yang hilang dan belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian, dengan fokus di Kabupaten Tanah Datar (13 orang) dan Kabupaten Agam (1 orang). (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal