LampuHijau.co.id - Tiga kelompok relawan dari tiga paslon capres-cawapres dalam kontestasi Pilpres 2024 menggelar aksi rekonsiliasi relawan di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 28 April 2024. Mereka juga membagikan 500 pcs stiker dan pin kepada masyarakat.

Kegiatan ini bertema galang persatuan lepas perbedaan pasca pemilu 2024 dengan tagar #dulurelawansekarangberkawan. Aksi ini diikuti oleh tiga kelompok relawan berbeda dari Anak Bangsa (ABAS), Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (BISON), dan Republik For Ganjar Presiden.
Koordinator Nasional Bison Indonesia, Ginka Febriyanti Ginting mengatakan, dalam kegiatan rekonsiliasi relawan tersebut pihaknya melakukan pelepasan atribut dukungan masing-masing sebagai tanda perdamaian.

"Hari ini, kami melaksanakan rekonsiliasi merajut kembali persatuan pasca perbedaan pilihan pada pemilu 2024 yang lalu. Kami gabungan dari tiga kelompok relawan ini sepakat sudah tidak ada lagi kawal calon presiden dan calon wakil presiden. Hari ini, yang ada mengawal Indonesia untuk Indonesia emas 2045," kata Ginka kepada wartawan di lokasi, Minggu, 28 April.
Baca juga : Kapolri Tekankan Persatuan dan Kesatuan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Adapun kelompok relawan calon presiden dan calon wakil presiden 2024 yang hadir yakni relawan paslon 01 dari anak bangsa (Abas), relawan paslon 02 dari Bison Indonesia, dan relawan paslon 03 dari Ganjar For Presiden Indonesia.
Ginka mengatakan, kegiatan hari ini adalah rangkaian dari kegiatan yang sebelumnya sudah dilakukan bersama kelompok relawan lain.
Sebelumnya, pihaknya telah melaksanakan di patung kuda. "Hari ini adalah kegiatan kedua di bundaran HI. Selanjutnya kami juga akan tetap menebarkan semangat positif, merangkul teman-teman relawan yang lain untuk sama-sama menjaga persatuan Indonesia pasca pemilu 2024. Kita akan terus melanjutkan," katanya.
Baca juga : Petani Tembakau Belum Sejahtera, Ini Tiga Paslon Capres-Cawapres
Ginka juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, agar menerima siapapun presiden dan wakil presiden terpilih karena sudah menjadi pilihan rakyat. (Yud)