Datangi Walikota Jakarta Pusat, PAM Jaya Berharap Para Camat dan Lurah Sosialisasikan Pentingnya Air Bersih

Jumat, 26 April 2024, 15:01 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Jajaran Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya mendatangi Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2024). Kedatangan jajaran PAM Jaya untuk mensosialisasikan konversi penggunaan air tanah ke air baku melalui perpipaan.

Dalam kesempatan tersebut PD PAM Jaya juga membawa dispenser ready to drink. Walikota Jakarta Pusat, Dhany Sukma sosialisasi yang dilakukan PAM Jaya menjadi penting karena air minum dan air bersih sudah menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah.

Namun demikian Pemerintah tidak mungkin masuk ke ranah privat masyarakat. Untuk itu dibuatlah perusahaan daerah yang menangani masalah air bersih. Ini sudah menjadi perhatian pemerintah sejak jaman belanda. Terbukti saat ini PAM Jaya sudah berumur 102 Tahun.

Baca juga : Target Pemkot Jakarta Pusat Bisa Terbitkan 1.000 Sertifikat Aset di 2024

"Artinya ketersediaan air bersih sudah menjadi perhatian pemerintah sejak 100 tahun lalu," ucap Dhany.

Dhany melanjutkan ditambahk dengan perpindahan ibukota maka seluruh jajaran Pemerintah Kota Jakarta Pusat berkomitmen untuk menjadikan jakarta menjadi kota global. Untuk menjadi kota Global harus bisa memenuhi 70 indikator. Untuk air bersih ada di sub indikator ke 58. Parameter lingkungan.

Mantan Kepala Dinas Dukcapil ini juga mengatakan jika di wilayah Kemayoran airnya sudah terasa asin. Ini terjadi lantaran masivnya penggunaan air tanah. "Untuk mencegah itu harus kita konversi dari penggunaan air tanah ke air perpipaan," ucap Dhany.

Baca juga : Panitia Pemilihan Ketua PWI Jaya Mulai Bekerja, Senin Mulai Sosialisasi

Dalam kesempatan tersebut Dhany juga menunjukkan komitmen dengan mengumpulkan Lurah dan Camat untuk mengikuti sosialisasi ini. Kenapa lurah camat Sudin kita undang hari ini. Karena ini sudah mendesak.

"Untuk itu kita kumpulkan camat lurah untuk mendapatkan sosialisasi untuk pemenuhan air minum dan bersih," ujar Dhany.

Sementara itu Direktur Pelayanan PD PAM Jaya, Syahrul Hasan mengatakan kegiatan hari ini adalah upaya PD PAM Jaya untuk mensukseskan target penggunaan air pipa 100 persen di Tahun 2030. Selain itu kolaborasi dengan walikota yang memiliki wilayah tentu menjadi penting, karena yang mengetahui kondisi sosial di setiap wilayah jakarta Pusat ada Walikota beserta jajarannya yakni para camat dan lurah.

Baca juga : Walikota Jakarta Pusat Kembali Ingatkan Peran Media Harus di Atas Kepentingan Publik

Ke depan tahap awal proses penggunaan air pipa akan menyasar seluruh kantor kecamatan dan kelurahan yang belum mendapat layanan dari PAM Jaya. Dengan demikian diharapkan para camat dan lurah bisa mensosialisasikan hingga masyarakat terbawah.

Lebih lanjut Syahrul mengatakan saat ini 85 persen pengguna air bersih berasal dari air baku dari Waduk Jatiluhur. Meski demikian Syahrul memastikan ketika perpipaan air sudah 100 persen maka suplai air dipastikan aman. Syahrul mengatakan jika saat ini PAM Jaya sedang melakukan pembangunan SPAM Krian di kawasan Serpong. Selanjutnya juga ada pembangunan SPAm Pesanggrahan dan Ciliwung.

"Dengan banyaknya SPAM tersebut kita optimis mampun menyediakan air bersih untuk masyarakat ibukota," ucap Syahrul Hasan. (wong)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal