LampuHijau.co.id - Kegiatan study tour belakangan menjadi polemik baru di sekolah negeri. Mulai dari adanya indikasi pungutan liar (pungli), hingga memberatkan bagi orangtua siswa. Terkait hal ini, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Heri Purnomo mengatakan dirinya mendapati adanya keberatan dari beberapa orang tua siswa terhadap kebijakan tersebut.
Karenanya ia menegaskan, bahwa tidak ada paksaan bagi siswa untuk mengikuti kegiatan study tour yang diselenggarakan pihak sekolah, karena memang tidak diwajibkan.
Baca juga : Fokus Pendidikan Wartawan, Hendry: PWI Tunda UKW Sebulan untuk Perbaikan
"Kegiatan study tour memang tidak diwajibkan. Jika ada orang tua siswa yang tidak sanggup atau tidak setuju, mereka dapat menyatakan sikapnya tanpa khawatir akan ada sanksi," ujar Heri, Rabu (17/4/2024).
Heri memastikan pihak sekolah yang kedapatan memaksa kegiatan study tour kepada siswanya, akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi. "Kami akan memanggil dinas pendidikan untuk memastikan tidak ada pemaksaan dalam rencana kegiatan yang dilakukan oleh sekolah," ujarnya.
Baca juga : Sebagai Sokoguru Perekonomian, Puan: Koperasi Tak Boleh Ketinggalan Zaman
Heri menekankan, study tour bukan merupakan kegiatan wajib sekolah, sehingga tidak boleh dipaksakan. Ini sesuai dengan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2023, satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
"Dinas Pendidikan diharapkan mengeluarkan surat edaran sebagai turunan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengklarifikasi hal ini," imbuhnya.
Baca juga : Ortu Boleh Nolak Belajar Tatap Muka, Sekolah Tak Boleh Memaksa
Meski begitu, Heri tak menampik adanya keinginan dari orangtua yang ingin anaknya memiliki kenangan setelah lulus, sehingga menyetujui adanya kegiatan study tour. Karenanya Heri menegaskan, keputusan untuk kegiatan study tour diserahkan sepenuhnya ke tangan siswa dan orangtua, tanpa adanya tekanan dari pihak sekolah.
"Kita tidak bisa menghalangi jika memang ada inisiatif dari siswa dan dukungan dari orangtua untuk mengikuti kegiatan tersebut," pungkasnya.