Hadapi Musim Mudik Lebaran, Korlantas Polri Terapkan One Way-Contraflow di Tol Trans Jawa

Foto: Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan. (net)
Kamis, 28 Maret 2024, 21:16 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Sistem Contra flow hingga one way akan diterapkan Korlantas Polri di beberapa ruas jalan tol Trans Jawa saat mudik dan arus balik berlangsung, meski titik-titik contraflow maupun one way pun sudah ditetapkan sejauh ini.

"Nanti dari KM 36 hingga 72 contraflow, dari KM 72 hingga 414 di Kalikangkung one way dan waktunya sudah kita tentukan," ungkap Kepala Korlantas Polri, Irjen Aan Suhanan di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (28/3/2024).

Baca juga : Jelang Lebaran, Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras Berbagai Merek

Aan mengatakan pemberlakuan contraflow hingga one way dimulai pada Jumat (5/4) pukul 14.00 WIB. Namun dia menjelaskan sistem ini tidak berlaku di ruas tol Jagorawi arah Merak.

"Tidak semua jalur tol, terutama KM 0 di Cawang sampai KM 414 di Kalikangkung. Jadi tol di Jagorawi ke Merak tidak diberlakukan Gage," sambungnya.

Baca juga : Korlantas Polri Bersama Jasa Raharja Gelar Aksi Keselamatan Jalan

Aan mengungkapkan langkah-langkah pembatasan ini dilakukan untuk mencegah kemacetan total yang kerap terjadi saat mudik. Dia juga mengatakan bakal melakukan one way di Jalan Arteri. Titik penerapan one way jalur arteri akan diberlakukan di Cirebon.

"Kemudian kenapa karena tol itu? Kita sudah melakukan simulasi di ruas jalan tersebut V/C rasionya itu ada 1,7, artinya merah ini berhenti macet total, stuck, kalau kita tidak lakukan intervensi tadi mulai contra flow, pembatasan jalan dan gage," ungkap Aan.

Baca juga : Masyarakat Diminta Tak Sebar Hoaks, Polri Tegaskan Netral di Pemilu 2024

"Untuk di arteri sendiri, untuk mengantisipasi kepadatan itu kita juga akan melakukan hal yang sama rekayasa lalin seperti di Cirebon. Efek one way ini biasanya padat dan akan kita atur. Biasanya kepadatan di Kota Cirebon, kita akan alihkan ke Indramayu. Itu sudah kita siapkan rekayasa lalin yang nantinya pada saat arus lalin puncak, indikator arus lalinnya memang padat kita akan lakukan rekayasa lalin sampai pengalihan arus," tambahnya.

Dia pun menekankan penerapan contraflow maupun one way tidak serta merta dilakukan begitu saja. Melainkan dilakukan pemantauan lebih dulu melalui traffic counting baik di tol maupun jalur arteri. (WAH)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal