LampuHijau.co.id - Camat Senen, Jakarta Pusat Ronny Jarpiko mengatakan, kompetisi vlog museum tercetus dari pengamatan dirinya akan minimnya pelajar yang berkunjung ke museum. Terlebih, di wilayah Senen ada tiga museum, di antaranya museum Stovia, Husni Thamrin, dan Sumpah Pemuda.
"Kita bisa lihat sendiri bahwa minat pelajar mengunjungi museum sangat sedikit. Lebih banyak pelajar itu memilih main ke mal dibanding ke museum," singkat Ronny saat ditemui di kantornya, Kamis (8/8/2019).
Baca juga : Divonis Tahanan Kota, Rektor STT Setia Malah Dieksekusi Penjara
Dirinya menjelaskan, rencana lomba vlog sejauh ini baru dirapatkan dengan UKPD terkait. Pelajar yang dapat mengikuti kompetisi dimulai dari tingkat SD, SMP, SMA yang sekolahnya berada di wilayah Kecamatan Senen.
"Dengan adanya kompetisi ini diharapkan bisa merubah pola pikir pelajar tentang museum," jelasnya.
Baca juga : Lewat Kurban Digital, Ralali.com dan BAZNAS Berdayakan Peternak Desa
Mantan Kasatpol PP Jakarta Utara tersebut menerangkan, penilaian dalam kompetisi vlog ada beberapa kriteria. Seperti dalam video tersebut pengisi konten atraktif atau tidak, informatif, dan jumlah yang menyukai vlog tersebut.
"Jadi, pengisi konten vlog harus bisa menyajikan informasi tiga museum dalam satu vlog. Batasan durasi mulai dari 3 hingga 6 menit," tutupnya. (RKY)